News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Terbuang dari Inter Milan, Gelandang Berdarah Indonesia Ingin Kembali ke AS Roma

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Radja Nainggolan dan Francesco Totti

TRIBUNNEWS.COM - Sudah hampir dua tahun berlalu, gelandang Timnas Belgia berdarah Indonesia Radja Nainggolan meninggalkan AS Roma.

Radja Nainggolan hengkang dari Olimpico Stadium pada Juli 2018 dan memilih bergabung ke Inter Milan karena mengikuti jejak sang pelatih, Luciano Spaletti.

Namun begitu, nasib Spalletti tak bertahan lama setelah kedatangan Nainggolan karena Antonio Conte.

Baca: Cerita Nainggolan Memilih Cagliari setelah Dibuang Inter Milan

Baca: Radja Nainggolan Bergabung dengan Masyarakat Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19

Radja Nainggolan beberapa kali mengunjungi sang ayah ke Indonesia dan pemain AS Roma ini juga mengungkapkan keinginannya suatu saat nanti tinggal di Indonesia. (Instagram Radja Nainggolan)

Kehadiran Conte juga menjadi momok bagi pemain berusia 31 tahun ini lantaran jarang mendapat kepercayaan bermain dan lebih sering berkutat dengan cedera.

"Itu pilihan saya pindah ke Inter," kata Nainggolan, dikutip dari Sportskeeda.

"Mereka (Inter) memiliki Spalletti. Dengannya saya bahagia di Roma. Pilihan mudah bagi saya karena Spalletti adalah pelatih terbaik yang pernah saya miliki."

"Tetapi jika ditanya apakah saya lebih bahagia tiba di Inter atau lebih sedih meninggalkan Roma. Maka saya akan menjawab pilihan terakhir," ungkapnya.

Tak merasa nyaman dan tak memiliki masa depan di Inter Milan, Nainggolan akhirnya memutuskan hengkang setelah berseragam I Nerrazurri satu tahun.

Baca: Tiga Kekalahan Dramatis Barcelona di Liga Champions, Salah Satunya Dipermalukan AS Roma

Baca: Liga Italia Mendapat Lampu Hijau untuk Menyelesaikan Kompetisi

Baca: Roberto Mancini Berharap Liga Italia Dihentikan Demi Timnas

Dia dipinjamkan ke Cagliari, tim yang pernah dia bela sebelum bermain untk AS Roma.

Pada saat yang bersamaan kala itu, jendela transfer musim panas 2019, Fiorentina, Sampdoria, bahkan Si Nyonya Tua Juventus kabarya berminat untuk mendatangkan Nainggolan.

"Ada tawaran lain dan saya jugaa mendengar dari Fiorentina dan Sampdoria, tetapi saya ingin menemukan ketenangan lagi."

"Saya selalu mengatakan tidak untuk Juventus. Orang-orag berpikir saya membenci mereka dan penggemar mereka menyanyikan nyanyian ke arah saya."

"Saya memiliki karakter sendiri, tetapi saya tidak pernah menciptakan masalah."

"Saya lebih suka mengambil jalan yang berbeda. Anda tidak harus memiliki klub yang selalu menang."

"Memenangkan 10 Scudetto d Turin adalah hal yang normal, namun memenangkan satu di Roma atau tempat lain lebih baik bagi saya," ungkap Nainggolan.

Radja Nainggolan dan Francesco Totti (theworldgame.sbs.com.au)
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini