News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Meski Dilarang, Djanur Nekat Berbuka Puasa dengan Gorengan Selama Ramadan

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Barito, Djadjang Nurdjaman, mengatakan sudah mengantongi kelebihan dari Persebaya (MEDIA OFFICER BARITO PUTERA)

Sebab itu, dirinya kerap menunggu waktu berbuka dengan membantu keluarga menyiapkan menu berbuka.

Aksi Pemain Persib Bandung saat berhadapan dengan Tim Tamu Barito Putera, pada pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019), Persib Bandung gagal mengkonversikan peluang emas untuk menjadi gol ke gawang Barito Putera. (TRIBUN JABAR/Deni Denaswara) *** Local Caption *** (TRIBUN JABAR/Deni Denaswara)

"Tidak seperti tahun-tahun biasanya, Ramadan kali ini lebih banyak di rumah saja."

"Ngabuburitnya adalah bantu-bantu istri nyiapin buka di rumah,” tukasnya melanjutkan.

Di sisi lain, ia kemudian menyinggung masalah kompetisi Liga 1 musim ini.

Djanur masih berharap kompetisi sepak bola di Tanah Air musim ini dapat diselamatkan.

Dikutip dari laman resmi Barito Putera, Djanur mengaku pihaknya tidak keberatan jika ke depannya PSSI dan PT LIB akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan kompetisi.

KEMBALIKAN BOLA : Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman berusaha mengembalikan bola saat mencoba olahraga tenis di Lapangan Tenis Indoor Siliwangi, Jalan Menado, Bandung, Selasa (16/9). Olahraga tenis salah satu yang dilakukan Djanur mengisi kekosongan waktu. TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA (TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA )

Baca: Jalani Ibadah Puasa di Pemalang, Bek Sayap Barito Putera Kangen Kue Khas Banjarmasin

Baca: Curhatan 2 Pemain Barito Putera, Bagus Kahfi & David Maulana Jalani Puasa Ramadan 17 Jam di Inggris

Nasib kompetisi yang hingga saat ini belum menemukan titik temu membuat sejumlah kalangan insan sepak bola menyuarakan aspirasinya.

Diantaranya ialah Madura United dan Persela Lamongan yang meminta untuk kompetisi dihentikan secara permanen

Lebih lanjut, PSSI yang menyikapi usulan tersebut sudah memiliki solusi jika skenario terburuk terpaksa dilakukan.

Ialah menggelar turnamen berskala Nasional menjadi jawabannya.

Nantinya, turnamen tersebut digelar guna memberikan aktivitas sepak bola bagi pemain dan tim.

(Tribunnews.com/Giri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini