Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pada latihan mandiri yang dilakukan beberapa pemain Bhayangkara FC pagi ini di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (8/6/2020) tampak ada hal yang berbeda.
Striker kawakan Bhayangkara FC, Herman Dzumafo justru tampak menjadi penjaga gawang.
Pria yang akrab disapa Papa Dumafo tersebut unjuk kelihaian saat menjadi kiper.
Dia tampak kerap mampu menepis sepakan bola jarak jauh dari Lee Yoo-joon dan Sani Rizki.
Baca: Si Cobra Kembali ke Timnas Indonesia: Taklukkan Cedera Serius, Antusias Dilatih Shin Tae-yong
Apa yang dilakukan Papa Dzumafo sebenarnya hanyalah untuk mengisi konten youtube Adam Alis.
“Ya, nih mau angkat papah Dzumafo, ternyata di jago juga jadi kiper,” kata Adam Alis.
Baca: Mike Tyson Kegirangan Lihat Khabib Nurmagomedov Hilang Kontrol dan Dorong Lawannya
Sementara itu, soal kelihaiannya memblok sepakan bola dari Lee Yoo-jonn dan Sani Rizki, Dzumafo bercerita bahwa sebelum memilih posisi striker dirinya sempat menjadi kiper.
Baca: Perbedaan Mencolok dari Tindakan Rossi dan Marquez Saat Dianggap Juara Karena Faktor Motor
“Sebenarnya jadi kiper itu posisi awal saya pas masih kecil, mau jadi kiper. Tapi terus saya bosan, kiper kan nunggu terus jadi saya pilih jadi striker,” kata Dzumafo.
“Ya kalau tadi iseng aja, bantuin Adam buat youtubenya,” sambungnya.
Baca: Kondisi Calon Lawan Mike Tyson Seusai Ditabrak Mobil: Hampir Tewas, Dua Kali Selamat Berkat Helm
Seperti diketahui, Herman Dzumafo berserta pemain lainnya seperti Indra Kahfi, Lee Won-jae, Lee Yoo-joon, Renan da Silva, Ruben Sanadi dan Sani Rizki kerap menjalani latihan mandiri di Stadion PTIK.
Mereka menjalani latihan atas inisiatif sendiri sembari menunggu kabar dari manajemen Bhayangkara FC kapan kembali menjalani latihan resmi yang dipersiapkan untuk bergulirnya kembali Liga 1 2020.