News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Idealisme Ralf Rangnick bisa Buat AC Milan Ukir Hasil Buruk: Revolusi yang Berujung Percuma

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ralf Rangnick, Kepala Olahraga dan Pengembangan Sepak Bola Red Bull, menghadiri pertandingan tipico Bundesliga di babak master grup antara Red Bull Salzburg dan SK Puntigamer Sturm Graz pada 1 Juli 2020 di Salzburg. BARBARA GINDL / APA / AFP

TRIBUNNEWS.COM - Idealisme Ralf Rangnick , calon pelatih anyar AC Milan dinilai akan membuat tim kota Milan itu memiliki sejarah buruk di pentas Liga Italia

Ralf Rangnick memang santer dikabarkan akan menjadi pelatih AC Milan untuk kompetisi musim depan.

Pria asal Jerman itu diproyeksikan akan menggantikan Stefano Pioli yang saat ini menjadi juru taktik di klub yang berjuluk Rossoneri tersebut.

Baca: Pernah Main Bareng, Otavio Dutra Kagumi Etos Kerja Kiper Legendaris AC Milan Nelson Dida

Baca: Hasil Klasemen Liga Italia: Tahan Imbang Napoli, AC Milan Jaga Asa Tiket Liga Eropa

Kendati Pioli memberikan hasil yang maksimal bagi AC Milan dalam sejumlah pertandingan terakhir, namun hal itu tak menjadi garansi untuk dipertahankan.

Manajemen Rossoneri lebih tertarik untuk menggaet Ralf Rangnick yang memiliki idealisme dalam mengembangkan klub. Yakni dengan mengandalkan pemain muda.

Namun langkah yang dilakukan oleh AC MIlan untuk menggaet Ralf Rangnick mendapatkan tentangan dari Direktur Teknis Rossoneri, Paolo Maldini.

Ia secara tegas menentang klubnya itu menggantikan peran dari Pioli dengan Ralf Rangnick yang musim ini menjadi Direktur Olahraga di RB Leipzig.

Sikap Maldini menunjukkan dirinya tak sepakat dengan revolusi Rangnick yang memilih mengandalkan anak muda.

Pemain berusia rata-rata 20 sampai 24 atau 25 akan menjadi tulang punggung Rossoneri.

Maldini yang semasa aktifnya sebagai pemain hanya membela AC Milan secara tegas mengatakan, idealisme untuk revolusi yang dilakukan oleh Rangnick dapat berujung percuma.

Menurutnya, suatu tim dapat berkembang baik dengan kombinasi yang tepat. Di antaranya ialah pemain muda dengan yang telah berpengalaman.

Adalah hal sulit menurut Maldini untuk mampu mengepakkan sayap AC Milan dnegan bermodalkan pada pemain muda saja.

Baca: Belum Resmi jadi Pelatih AC Milan, Ralf Rangnick Telah Ajukan Permohonan Transfer Pemain

Baca: Ralf Rangnick Datang, Legenda Rossoneri Bisa Hengkang

"Tak ada tim yang bisa menang atau juara hanya dengan mengandalkan pemain muda," terang Paolo Maldini, seperti yang dikutip dari laman Football Italia.

"Lebih dari itu mengenakan seragam (AC Milan) berarti memiliki tanggung jawab dan beban yang berat. Dalam sejarahnya, sulit mengandalkan anak muda untuk menghadapi tekanan itu," lanjutnya berikan jawaban.

Maldini menyebut apa yang dilakukan oleh Pioli saat ini merupakan langkah yang tepat dalam mengembalikan top performa AC Milan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini