News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Inter Milan Sulit Temukan Konsistensi, Antonio Conte Berikan Pembelaan

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Husein Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte

TRIBUNNEWS.COM - Grafik performa yang ditunjukkan oleh Inter Milan dapat dikatakan mengalami pasang surut usia kembali bergulirnya kompetisi Liga Italia.

Sebagaimana catatan Inter Milan yang kerap mendapatkan hasil kejutan dalam 10 pertandingan terakhirnya sejak kompetisi restart kembali.

Pasukan Antonio Conte tercatat meraih kemenangan 5x, hasil imbang 4x, dan kekalahan 1x.

Catatan hasil imbang dan kalah yang diraih Inter Milan bahkan harus diterima ketika melakoni laga-laga krusial.

Baca: Liga Italia Sisakan 3 Pertandingan, Diego Godin Ingin Inter Milan Tunjukan Tajinya

Baca: Inter Milan Cuma Imbang Kontra AS Roma, Antonio Conte Salahkan Jadwal Liga Italia

Seperti halnya, ketika Inter Milan hanya mampu bermain imbang ketika melawan Sassuolo, Hellas Verona, AS Roma, dan Fiorentina.

Salah satu kejutan terbesar lainnya yang harus diterima oleh Inter Milan ketika tumbang di tangan Bologna pada pekan 29 lalu.

Berbagai hasil mengejutkan yang didapatkan Inter Milan tersebut membuat mereka dianggap sedang dilanda inkonsistensi.

Parahnya, inkostensi Inter Milan tersebut berdampak pada tertutupnya peluang mereka untuk meraih scudetto musim ini.

Antonio Conte selaku pelatih Inter Milan pun memberikan pembelaan terhadap performa inkonsistensi yang didapatkan timnya tersebut.

"Pengalaman ini kami harapkan tidak akan terulang, karena itu akan memengaruhi perjalanan kami musim depan," ujar Conte dilansir Football Italia.

"Bagaimanapun kami akan berusaha untuk mempersiapkan permainan secara taktis dalam waktu sesingkat mungkin dan dengan upaya sesedikit mungkin,".

Baca: 5 Fakta Kekalahan Inter Milan atas Bologna Liga Italia: Torehan Lukaku hingga Nasib Miris Nerazzurri

Lebih lanjut, Conte mengomentari perihal jadwal pertandingan padat sekaligus cuaca yang berbeda yang memengaruhi performa timnya di atas lapangan.

"Kami memiliki pengalaman yang sama sekali berbeda, ritme dalam permainan juga berubah untuk saat ini," kata eks pelatih Juventus dan Chelsea tersebut.

"Kami bermain dan berlatih pada suhu yang sangat tinggi dengan cara yang berbeda, hanya untuk menyelesaikan musim ini,".

"Bahkan dalam latihan dimana kecepatan sudah turun, tentu anda harus bisa melakukannya dengan baik agar tidak memberikan beban kerja fisik dan mental yang tinggi," tukasnya melanjutkan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini