News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Performa Inter Milan Kurang Menggigit, Antonio Conte Harus Kembali Jadi Dirinya Sendiri

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Parma Italia Antonio Conte (kiri) memberikan instruksi kepada gelandang Chile Inter Milan Arturo Vidal saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Parma di stadion Meazza di Milan pada 31 Oktober 2020. Vincenzo PINTO / AFP

"Saya berharap dia bisa lebih bervariasi ketika perannya dibutuhkan, dia pasti tahu bagaimana cara melakukannya, tetapi saat ini dia memilih untuk mengambil resiko,".

"Ingat, Conte adalah pelatih dengan bayaran tertinggi di Serie A," ingatnya.

Baca juga: Duet Andalan Inter Milan Kalah Tajam Dibanding Ibrahimovic, Taktik Antonio Conte Jadi Sorotan

Terakhir, Biasin berharap Antonio Conte bisa kembali menjadi seperti dirinya sendiri sebagaimana karakternya pada musim lalu.

"Saya berharap dia segera bisa kembali menjadi Conte seperti tiga bulan lalu," harap Biasin.

"Tidak seperti bagaimana dia di konferensi pers tetapi dengan kemampuannya untuk mempengaruhi timnya," tutupnya.

Pelatih kepala Inter Milan Italia Antonio Conte berjalan melewati trofi setelah kalah dalam pertandingan final sepak bola Liga Eropa UEFA Sevilla v Inter Milan pada 21 Agustus 2020, di Cologne, Jerman barat. Ina Fassbender / POOL / AFP (Ina Fassbender / POOL / AFP)

Antonio Conte sendiri telah mengambil alih kursi kepelatihan Inter Milan sejak musim panas tahun lalu.

Dimana, ia tercatat mampu membawa Inter Milan meraih 35 kemenangan dalam 63 pertandingan yang dilakoni.

Runner-up Liga Eropa dan Liga Italia menjadi pencapaian yang tidak terlalu mengecewakan bagi Conte pada musim perdananya bersama Inter Milan.

Pada musim keduanya bersama Inter Milan, Conte terlihat memang masih belum maksimal dalam usahanya mengangkat performa tim besutannya.

Baca juga: Franck Kessie, Presiden di AC Milan, Pemain Dambaan Antonio Conte dan Musuh Stefano Pioli

Di kancah Liga Italia misalnya, Inter Milan yang diprediksi menjadi kandidat kuat peraih scudetto musim ini tampak mengalami performa yang naik turun.

Pasukan Antonio Conte itu masih berada pada posisi keenam dengan perolehan 11 poin dari enam laga yang telah dilakoni musim ini.

Torehan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan menjadi sinyal yang tidak terlalu bagus bagi Inter Milan.

Apalagi mereka telah kebobolan 10 gol dalam enam pertandingan tersebut.

Penjaga gawang Shakhtar Donetsk Anatolii Trubin (kanan) melakukan penyelamatan dari percobaan ke gawang pemain depan Inter Milan asal Belgia Romelu Lukaku (kiri) selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Shakhtar Donetsk dan Inter Milan di stadion Olympiyskiy di Kiev pada 27 Oktober, 2020. (SERGEI SUPINSKY/AFP)

Belum lagi, performa mengecewakan Inter Milan dalam mengawali kompetisi Liga Champions musim ini.

Kekalahan dari Real Madrid pada matchday ketiga membuat Inter Milan harus legowo berada pada dasar klasemen sementara Grup B, Liga Champions.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini