News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Inggris

Liverpool vs Manchester United, Setan Merah Cari Cara Maksimalkan Peran Paul Pogba

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Manchester United mesti mencari cara terbaik untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Paul Pogba. Terlebih sang pemain tengah tampil dalam performa apik - Pemain tengah Manchester United Prancis Paul Pogba (tengah) dan gelandang Portugis Manchester United Bruno Fernandes (kedua dari kiri) melakukan pukulan tinju jelang pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 12 Desember, 2020. PHIL NOBLE / POOL / AFP

TRIBUNNEWS.COM - Pemain tengah Manchester United, Paul Pogba sedang dalam performa yang cukup apik dalam beberapa laga terkahir Setan Merah di kancah Liga Inggris.

Potensi dan kualitas Pogba sebagai seorang maestro lini tengah mulai terlihat dalam permainan Manchester United.

Hal itu menjadikan peran Bruno Fernandes dalam membangun serangan Setan Merah jadi tak terlalu berat.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan 19, Duel Panas Liverpool Vs Man United, Arsenal vs Newcastle

Baca juga: Jelang Liverpool vs Manchester United, Torehan Impresif Rashford di Laga Tandang Setan Merah

Sang gelandang serang asal Portugal seolah dapat berbagi tugas dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan dan mengkreasikan peluang bagi rekannya setimnya.

Setidaknya dalam tiga laga terakhir Manchester United di kancah Liga Inggris, sisi ofensif Paul Pogba berbuah hasil akhir yang manis bagi tim besutan Ole Gunnar Solskjaer.

Dalam tiga pertandingan terakhir, mantan pemain Juventus itu mengambil peran yang cukup vital bagi lini tengah MU, dimana ia diminta mengisisi posisi dua gelandang bertahan dalam skema 4-3-3.

Mengutip dari laman Manchester Evening News, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memasangkan Pogba dengan Nemanja Matic sebagai dobel pivot di lini tengah.

Hal itu berdampak pada pergerakan yang dilakukan Pogba dalam membantu skema penyerangan Setan Merah.

Ia menjadi tak terlalu leluasa untuk merangsek kedepan, dan lebih mengandalkan akurasi dan kreatifitas umpan yang dilepaskannya.

Lain halnya jika Solskjaer memberi tugas kepada Pogba untuk menjadi seoranga gelandang murni.

Seakan menjadi kebalikan dari perannya sebagai gelandang bertahan, Pogba menjadi lebih leluasa dalam menyerang kala menempati posisi tersebut.

Sebagai contoh, dalam laga melawan Burnley pada Rabu (13/1/2021) lalu, Paul Pogba memiliki peran yang berbeda dalam dua babak.

Pada babak pertama, Pogba masih solid menjadi seorang gelandang bertahan bersama Nemanja Matic.

Baca juga: Ambisi Amad Diallo Bersama Manchester United, Gelar Liga Inggris dan Champions Misi Utama

Namun, dengan kebuntuan yang melanda, Solskjaer mendorong gelandang asal Prancis itu untuk menempati posisi yang lebih kedepan pada babak kedua.

Pemain berusia 27 tahun itu pun menjadi leluasa untuk mengambil peran yang lebih besar dalam skema penyerangan Setan Merah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini