News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Bak Luka yang Kena Taburan Garam, AC Milan Hadapi Kenyataan Perih & Pedih di Liga Italia

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Reaksi gelandang Turki AC Milan Hakan Calhanoglu saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Lazio vs Ac Milan di Stadion Olimpiade di Roma pada 26 April 2021. Filippo MONTEFORTE / AFP

TRIBUNNEWS.COM - Kenyataan perih nan pedih tengah dihadapi oleh kesebelasan elite Liga Italia asal Milano, AC Milan.

Dua kekalahan beruntun di gelaran Liga Italia jadi catatan minor yang dibukukan oleh armada tempur Stefano Pioli ini.

Terbaru, pada giornata 33 Serie A, Rossoneri dibantai habis oleh Lazio tiga gol tanpa balas, Selasa (27/4/2021) dini hari WIB.

Baca juga: Gegara Ulah AC Milan, Juventus & Inter, FIGC Mencetuskan Aturan agar Liga Italia Tak Ada Pemberontak

Baca juga: HASIL LIGA ITALIA Tadi Malam - Habis Dibantai Lazio, AC Milan Masuk Zona Liga Malam Jumat

Tersaji di Stadion Olimpico Roma, gol-gol kemenangan Elang Ibu Kota dilbukukan oleh Ciro Immobile dan brace Joaquin Correa.

Kekalahan ini menjadi yang kedua diperoleh AC Milan secara beruntun.

Sebelumnya tim yang juga berjuluk Il Diavolo Rosso ini keok di San Siro kala menjamu Sassuolo lewat skor akhir 2-1.

Imbas dari menukiknya performa AC Milan ialah posisi mereka yang turun drastis.

Tim sekota dari Inter Milan tersebut saat ini menduduki tangga kelima clasifica Serie A lewat raihan 66 poin.

Lantas apa yang membuat Rossoneri kini tengah menghadapi momen yang perih nan menyedihkan?

Tak lain dan tak bukan ialah penampilannya yang terus menurun dan target yang di ambang gagal terwujud.

Di bawah kendali Stefano Pioli, AC Milan di awal musim mampu tampil digdaya.

Tak hanya sampai dsitu, AC Milan juga sukses menutup paruh musim pertama Serie A dengan status Campione d'Inverno alias juara paruh musim.

Namun ibarat motor yang kehabisan bensin, laju Rossoneri dalam mengejar titel gelar Scudetto kian tersendat.

Imbasnya, posisi puncak yang mereka huni dalam beberapa belas pekan Liga Italia wajib mereka ikhlaskan jatuh ke tangan rival sekotanya, Inter Milan.

Stefano Pioli pun tak gusar ketika Rossoneri turun dari posisi puncak ke tangga kedua.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini