Situasi ini yang membuat pembicaraan kontrak Henderson buntu, dan James Milner yang akan dilepas akhir musim depan.
Tidak terkecuali denagn Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino yang ketiganya terlah berusia 29 tahun.
Sedangkan secara bersamaan, kontrak ketiganya selesai pada 2023 atau ketika berusia 33 tahun.
Baca juga: Liga Italia: Jose Mourinho Dapatkan Pengganti Spinazzola yang Terkapar di Euro 2021
Ini menjadi dilema bagi Michael Edwards selaku direktur klub.
Menghapus ketiganya adalah sebuah perjudian yang kurang bijak, tetapi mengganti salah satunya bisa menjadi boomerang secara taktik.
Dari ketiganya, tentu Mohamed Salah menjadi prioritas dengan 125 gol dari 203 penampilan bersama Liverpool.
Firmino adalah yang paling mungkin digeser dengan performa Diogo Jota musim lalu.
Tetapi sekali lagi, masih belum terbukti bahwa Jota bisa nyetel dengan Salah dan Mane di beberapa kesempatan, ketiganya sulit bermain bersama.
FSG adalah pemilik klub yang tidak kenal kompromi, seperti yang terjadi kepada Emre Can dan Wijnaldum, membuktikan bahwa Liverpool tidak keberatan melepas pemain secara gratis.
Kasus Wijnaldum adalah yang terkini, sang pemain sejatinya tidak ingin di lepas oleh Klopp, tetapi karena kebijakan FSG, ia harus merelakan pemain asal Belanda tersebut ke PSG.
Aturan berbeda diterapkan untuk Thiago Alcantara, yang memang baru bergabung dari Bayern Munchen di usianya yang ke 29.
Dan kini, dikabarkan Firmino, Mane dan Salah masih memiliki kontrak hingga 4 musim ke depan.
Baca juga: Liverpool Bakal Ditinggal Georginio Wijnaldum dengan Status Bebas Transfer
Dikutip dari The Athletic, ketiganya adalah kunci Klopp untuk bertahan pada 2024, dan jika ketiganya di lepas secara bersamaan, Klopp kemungkinan akan memutuskan berhenti ada 2024.
Di sinilah peran direktur klub Michael Edwards, ia adalah penentu siapa yang akan bertahan dan siapa yang harus dilepas.