News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Pembuktian Brahim Diaz di AC Milan, Messi dari Malaga, Gantikan Calhanoglu dan Peran Ancelotti

Penulis: Gigih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gelandang Spanyol AC Milan Brahim Diaz (Depan kanan) mengalahkan bek Italia Torino Alessandro Buongiorno (kiri) dan gelandang Venezuela Torino Tomas Rincon selama babak 16 besar Piala Italia (Coppa Italia) dari pertandingan sepak bola AC Milan vs Torino pada 12 Januari 2021 di San Stadion Siro di Milan. MIGUEL MEDINA / AFP

Impiannya, menjadi nomor 10 seperti idolanya Oliver Hutton atau Kapten Tsubasa, cita-cita yang diikuti talenta yang dimilikinya.

Klub pertamanya adalah Tiro Pichon, bakat alami dari Brahim Diaz membuatnya mendapatkan julukan el Messi malagueño, atau Messi dari Malaga.

Talentanya juga menjadi masalah, sejatinya ia ingin ke Real Madrid, ketika masih muda, tetapi wakil presiden klub Malaga, Abdullah Ghubn memintanya bermain di Andalusia.

Rumitnya, sang ayah, Abdelkader, sudah menandatangani perjanjian pra kontrak agar Brahim Diaz bisa bermain untuk La Masia milik Barcelona.

Pep Guardiola bahkan mengajak Xavi dan Iniesta untuk datang dan menyimak permainan Brahim Diaz, ketiganya setuju memboyongnya ke Barcelona.

Tetapi, akhirnya Ghubn menuntut Barcelona ke jalur hukum dan menyebut kontrak tersebut tidak sah.

Brahim Diaz akhirnya masuk ke akademi Malaga.

Hingga akhirnya 2013, Manuel Pellegrini mampu merayu Brahim Diaz untuk datang ke Manchester City.

Pemain Manchester City Brahim Diaz (Getty Images)

Baca juga: Pietro Pellegri, Permata Baru AC Milan, Ambisi Kalahkan Ibrahimovic dan Langkah Maldini

Brahim Diaz menjalani debutnya di Manchester City pada usia 17 tahun menghadapi Swansea City di Piala Liga.

Ia digadang-gadang akan menjadi David Silva berikutnya di Manchester City.

Pep Guardiola yang masuk ke Manchester City, yakin bahwa Brahim Diaz akan siap dalam lima tahun ke depan.

Namun cidera memaksanya sulit untuk berkembang di Manchester City dan akhirnya justru dilepas ke Real Madrid pada 2019 dengan harga 17 Juta Euro, dengan pasal yang unik.

Manchester City akan menerima 15 persen dari penjualan Brahim Diaz di kemudian hari dan haram bergabung dengan Manchester United.

Jika Real Madrid menjualnya ke Manchester United, Manchester City akan menerima 40 persen dari nilai transfer Brahim Diaz.

Dan kini Brahim Diaz menjalani masa peminjaman keduanya bersama AC Milan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini