News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Super Pandit

Smith Rowe & Bukayo Saka, Bukti Kegemilangan Akademi Arsenal

Penulis: deivor ismanto
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bukayo Saka dan Emile Smith Rowe, Dua Pemain Andalan Arsenal

TRIBUNNEWS.COM - Arsenal dikenal sebagai salah satu klub sepak bola dengan filosofi dan kultur klub yang sangat kuat, yaitu mengorbitkan pemain muda.

Sejak dua musim terakhir, Arsenal sudah menerapkan filosofi sepak bola mereka dengan sesering mungkin mengorbitkan dan memainkan para pemain yang berasal dari Hale End.

Hale End merupakan nama sekolah sepak bola Arsenal, yang bertujuan untuk menggodok bakat-bakat pemain muda The Gunners untuk dapat menjadi pemain andalan Arsenal di masa depan.

Musim ini saja, Arsenal telah mengorbitkan deretan pemain muda mereka ke skuat inti.

Di antaranya, Eddie Nketiah, Reiss Nelson, Bukayo Saka, hingga Emile Smith Rowe yang berasal dari Hale End dan telah mencicipi panggung senior bersama Arsenal.

Dua nama yang disebutkan terakhir bisa dibilang sebagai produk Hale End yang paling memberi dampak positif untuk The Gunners di musim ini.

Bukayo Saka adalah produk akademi Arsenal yang mencintai klub asal London Utara tersebut sejak kecil, ia tampil melejit di Hale End dan selalu menjadi pilihan utama dalam skuat kelompok umur Arsenal.

Atas penampilan gemilangnya, Saka pun menjadi incaran klub-klub elit eropa. Namun, kecintaannya terhadap Arsenal membuat dirinya memutuskan untuk bertahan.

"Saya mendapatkan tawaran bergabung dari Spurs, Fulham, dan Chelsea, namun saya hanya memilih Arsenal," kata Saka dilansir Football London.

"Saya bahagia di sini dan senang dengan cara Arsenal bermain, jadi itu pilihan yang sangat mudah," lanjutnya.

Saka melakoni debutnya bersama skuat utama Arsenal pada musim 2018/2019, kala The Gunners bertanding di Liga Eropa menghadapi tim asal Ukraina, FC Vorskla Poltava.

Saat itu, pemain berusia 20 tahun tersebut dimasukkan pada menit ke-68 untuk menggantikan gelandang Arsenal yang kini bermain bersama Juventus, Aaron Ramsey.

Bermain selama 22 menit, Saka tampil gemilang, kemampuannya dalam melakukan dribel dan menciptakan peluang beberapa kali mampu merusak fondasi pertahanan lawan.

Satu umpan kunci, dua dribble succes, dan satu shots on goal berhasil ia torehkan hanya dalam waktu 22 menit bermain di lapangan.

Atas kegemilangannya tersebut, Saka pun menjadi lebih sering dipanggil untuk mengisi skuat utama The Gunners di era kepelatihan Unai Emery.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini