Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Litbang PP The Jakmania mengapresiasi mentalitas pemain muda Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi.
Rio Fahmi yang mengawali debutnya di BRI Liga 1 musim 2021/2022, harus bersaing dengan Marco Motta untuk memperebutkan tempat di skuat utama Macan Kemayoran.
Namun pesepakbola asal Banjarnegara, Jawa Tengah, tersebut, terlihat tidak gentar bersaing dengan Motta yang merupakan eks pemain timnas Italia.
Demikian disampaikan Staf Litbang PP The Jakmania, Muhammad Fayyadh saat berbincang dengan Tribunnews.com, Jumat (28/1/2022) kemarin.
"Rio Fahmi termasuk pemain muda yang kita apresiasi. Dia bisa fight untuk dapat tempat di tim utama. Saingannya bukan main-main, dia bermain di posisi yang diisi Marco Motta," ucap Fayyadh.
"Artinya dia punya mentalitas yang bagus, tidak takut untuk bersaing," imbuh dia.
Fayyadh menilai Rio adalah pemain bek sayap yang bagus dalam menyerang.
Satu gol yang dilesakkan Rio Fahmi ke gawang Persita Tangerang, Rabu (26/1) kemarin menjadi bukti kualitas pemain muda Persija itu dalam menyerang.
"Pergerakan-pergerakan dia bagus, gol itu dia juga menusuk ke dalam kotak pinalti. Dia juga percaya diri buat shooting meskipun ada (Marko) Simic di kotak pinalti sudah minta bola," tutur Fayyadh.
Dengan kualitas itu Rio mungkin saja menjadi the next Ismed Sofyan, legenda Persija Jakarta.
Namun kata Fayyadh, ada sejumlah hal yang harus diperbaiki Rio untuk bisa menjadi penerus Ismed Sofyan.
Yakni Rio harus memperbaiki kualitas permainannya dalam bertahan.
"Cuma mungkin yang harus diperbaiki dari Rio ini, biar dia bisa dibilang the next Ismed Sofyan dia harus benahi soal defend," tutur Fayyadh.
"Dia kemarin beberapa kali kalah satu lawan satu, suka lupa marking pemain lawan, beberapa kali terlambat kembali ke posisi, itu harus dia perbaiki," sambung dia.
Namun demikian, Litbang PP The Jakmania benar-benar mengapresiasi mentalitas Rio Fahmi sebagai pemain muda Macan Kemayoran.
Menurutnya, mentalitas kuat itu menjadi modal penting seorang Rio Fahmi untuk bisa menjadi pesepakbola hebat.
"Kalau kita lihat Rio sudah punya modal yang bagus, dia punya mental kuat. Semoga masalah-masalah teknis seperti ini bisa diperbaiki," pungkas Fayyadh.