Dalam enam laga sebelumnya, De Gea sukses menjaga keperawanan gawangnya.
“Di babak kedua kami tidak cukup agresif. Jelas mereka akan keluar dan menjadi agresif." ucap Rangnick.
"Cara kami membiarkan mereka mencetak gol, kami tidak mempertahankan seluruh situasi." lanjutnya.
“Malam yang membuat kami frustrasi karena kami seharusnya memenangkan pertandingan itu dengan nyaman." ungkap juru taktik berusia 63 tahun tersebut.
Dengan hasil satu poin ini, Setan Merah harus rela turun satu peringkat ke posisi kelima klasemen Liga Inggris.
Setan Merah sekarang mengumpulkan 39 poin sedangkan Burnley menempati juru kunci dengan 14 angka.
"Pada akhirnya itu juga sedikit soal keberuntungan. Satu poin untuk penampilan seperti ini tidak cukup." tandas Rangnick.
Kekecewaan yang sama dirasakan Harry Maguire selaku kapten Setan Merah.
Ia merasa Setan Merah belum beruntung dalam dua pertandingan terakhir karena harus kebobolan melalui proses yang kurang lebih sama.
Seperti diketahui, Setan Merah sebelumnya harus tersingkir dari 16 besar Piala FA setelah kalah dalam adu penalti dari Middlesbrough.
Penalti harus dilakoni skuat Setan Merah karena skor imbang 1-1 tetap bertahan selama 120 menit.
"Saya pikir kami memegang kendali permainan." kata Harry Maguire.
"Kami harus memenangkan pertandingan dengan jumlah peluang yang kami ciptakan dan akhirnya dua poin hilang .
“Kami ingin mendominasi permainan, tetapi yang pasti ketika Anda datang ke Burnley, Anda tidak akan mendominasi selama 90 menit.
"Kami harus melihatnya dengan lebih baik. Kami kebobolan seperti melawan Middlesbrough ketika mereka memiliki tekanan." sesal Maguire.
“Itu adalah gol yang mengecewakan. Kami keluar di babak kedua dengan sedikit ceroboh.
"Kami memiliki waktu yang cukup lama dalam permainan untuk bangkit dan ini mengecawakan." pungkas bek bernomor punggung 5 itu.
(Tribunnews.com/Ipunk)