Super Pandit

Kans Liverpool Lukai Real Madrid di Final UCL: Efisiensi Van Dijk, Magis Salah & Gegenpressing Klopp

Penulis: deivor ismanto
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suporter Liverpool bersorak untuk tim mereka pada awal pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Wolverhampton Wanderers di Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 22 Mei 2022.
Suporter Liverpool bersorak untuk tim mereka pada awal pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Wolverhampton Wanderers di Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 22 Mei 2022.

TRIBUNNEWS.COM - Setelah gagal mengunci gelar Liga Inggris, misi Liverpool selanjutnya kini berada ajang Liga Champions.

Sukses melaju hingga ke final, Liverpool bakal ditantang Real Madrid di partai puncak pada 29 Mei 2022 mendatang.

The Reds memang gagal meraih gelar Liga Inggris, namun, hanya tertinggal satu angka dari sang juara, Manchester City merupakan sebuah prestasi yang elite.

Bahkan, pasukan Jurgen Klopp itu berhasil meraih dua trofi domestik Inggris (Piala FA & Carabao Cup) dengan dua kali mengalahkan Chelsea di laga final.

Peduli setan dengan gelar Liga Inggris yang 'dicuri' The Citizens, Liga Champions merupakan trofi berengsi untuk menunjukkan betapa hebatnya tim yang bangun Klopp.

Bek Liverpool kelahiran Jerman Kamerun Joel Matip merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol kedua setelah pertandingan bola Liga Premier Inggris antara Southampton dan Liverpool di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 17 Mei 2022. (Glyn KIRK / AFP)

Baca juga: Selain Real Madrid, Liverpool Juga Ingin Rekrut Kylian Mbappe, The Reds Klub Favorit Ibu Mbappe

Baca juga: Liga Champions: Teruntuk Mo Salah & Liverpool, Real Madrid Juga Punya Dendam Kesumat

Ya, superioritas The Reds benar-benar membuktikan bahwa mereka-lah raja Eeopa yang paling ditakuti untuk dilawan.

Kembalinya seorang Virgil van Dijk dari cedera ACL menjadi faktor penting dalam performa apik Liverpool musim ini.

Van Dijk memberikan rasa aman di pertahanan Liverpool dengan menjadi pemimpin di barisan belakang.

Pemain asal Belanda tersebut handal dalam urusan membaca alur bola, memenangkan duel dan menutup pergerakan lawan.

Dilansir FBref, aerials won Van Dijk berada di angka 4.12, tertinggi di antara pemain Liverpool lainnya, catatan merebut bolanya juga sangat baik, 87.11 % pergerakan lawan berhasil direbut oleh Van Dijk.

Tak cuma handal dalam bertahan, pemain berusia 30 tahun tersebut juga menjadi sosok penting bagi The Reds dalam hal membagi bola, itu sangat membantu Liverpool untuk membangun serangan dari belakang.

Catatan umpan bawah sukses berada di angka 95 % , sedangkan umpan udara berada di angka 82.13 % .

Kelebihan Van Dijk sangat efektif dalam Liverpool untuk menguasai pertandingan, Liverpool mencatatkan penguasaan bola 63 % di musim ini.

Bek Liverpool asal Belanda Virgil van Dijk merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan sepak bola final Piala FA Inggris antara Chelsea dan Liverpool, di stadion Wembley, di London, pada 14 Mei 2022. (Ben Stansall / AFP)

Dengan kelebihannya tersebut, ia juga aktif mengirim umpan diagonal ke depan untuk memberi bola ke fullback Liverpool yang aktif membantu serangan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini