Arsitek asal Portugal itu tak lupa memuji calon lawannya Ludogorets yang berhasil tampil merepotkan.
Tim kasta tertinggi Bulgaria itu sempat mencuri gol lebih dahulu dan unggul 0-1 di babak pertama lewat lesakan Rick menit 41.
Namun selepas turun minum, AS Roma mampu membalasnya tiga gol melalui brace Lorenzo Pellegrini dan satu tembakan Nicolo Zaniolo.
“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit," ucap Mourinho.
"Ludogorets tahu cara bermain, mereka memiliki orang-orang dengan kreativitas, kecepatan, yang dapat melakukan apa yang mereka lakukan di Bulgaria ketika kami kalah dan hari ini dengan gol pertama."
“Di babak kedua, kami masuk dengan sikap dan intensitas yang berbeda," sambung nakhoda yang dipanggil The Special One.
"Nicolò dan Cris jelas memberi kami sesuatu yang berbeda, karena tidak sama menghadapi striker seperti Tammy dan Belotti."
“Kami membalikkannya dan kedepan harus mempertahankan permainan baik ini," tandasnya.
(Tribunnews.com/Ipunk)