TRIBUNNEWS.COM- Bulan November ini seperti menjadi panggung pertunjukan mewah bagi pemain muda Manchester United, Alejandro Garnacho.
Dimulai dengan gol Alejandro Garnacho ke gawang Real Sociedad dalam kemenangan United 1-0 di Liga Europa (3/10), yang menjadikannya pencetak gol termuda United di kasta kedua Liga Eropa tersebut.
Sepekan kemudian, Alejandro Garnacho menjadi pemain termuda Setan Merah yang mencetak dua assist dalam satu laga saat United memukul Aston Villa 4-2 di ajang Piala Liga Inggris.
Dan kemarin, gelandang serang Argentina berusia 18 tahun ini kembali mencuri perhatian. Datang dari bangku cadangan, Garnacho mencetak gol dramatis kemenangan United 1-2 atas Fulham dalam lanjutan Liga Primer di Craven Cottage, London (13/11).
United sempat memimpin lewat gol Christian Eriksen di babak pertama. Tapi Fulham bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua, lewat Daniel James.
Kehadiran Garnacho kemudian menjadi pembeda.
Berawal dari aksinya menggiring bola dari sisi kiri.
Dia melakukan kerja-sama umpan satu dua dengan Eriksen. Mengandalkan kecepatannya, Garnacho melewati beberapa bek Fulham untuk menyambut umpan terobosan Eriksen, dan membobol gawang tuan rumah.
Sebuah gol yang dramatis, dan sungguh brilian dari gelandang muda ini.
Pelatih United, Erik Ten Hag memuji kualitas mental, dan fisik dari sang gelandang.
"Dia tampil di bawah tekanan sebagai pemain pengganti saat skor imbang 1-1. Dia datang penuh percaya diri, dan langsung memberikan impak. Dia punya keyakinan diri yang besar," tuturnya.
Mantan kapten United, Gary Neville langsung teringat pada gol Cristiano Ronaldo 15 tahun lalu ke gawang tim yang sama, Fulham, di lapangan yang sama yaitu Craven Cottage.
"Itu seperti gol Ronaldo pada waktu muda dulu ke gawang Fulham, ujarnya di Daily Mail.
Menurut mantan pemain United lainnya, Louis Saha, Garnacho harus meniru, dan mengikuti etos kerja Ronaldo agar bisa menjadi pemain terbaik.