News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Fakta Hasil Persebaya vs PSM Makassar: Bajol Ijo Hilang Arah, Juku Eja Kedinginan di Pucuk

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Persebaya Surabaya berebut bola dengan pemain PSS Sleman di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) Gresik, Senin (13/2/2023). Pertandingan yang berakhir dengan skor 4-2 untuk persebaya ini disumbang pemain Persebaya Ze Valente dengan dua gol, Michael Rumere dan Januar Eka. Sementara dua gol PSS Sleman dicetak Haris Tuharea dan Yevhen Bokhshvili. (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

TRIBUNNEWS.COM - Fakta menarik mewarnai hasil Persebaya Surabaya vs PSM Makassar pada laga penutup pekan ke-26 Liga 1, Jumat (24/2/2023) sore WIB.

Berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, PSM Makassar menang berkat gol bunuh diri pemain Persebaya, Alwi Slamat pada menit ke-71.

Alwi Slamat yang bermain sebagai gelandang bertahan Bajul Ijo terlihat salah mengantisipasi umpan cut-back pemain PSM dari sisi kiri penyerangan.

Baca juga: Hasil Persebaya vs PSM: Skor 0-1, Juku Eja Makin Leluasa di Klasemen Liga 1

Bola langsung berubah arah dan justru masuk ke gawang Persebaya yang dijaga Andhika Ramdhani.

Gol bunuh diri tersebut akhirnya justru berhasil memenangkan PSM Makassar atas Persebaya dengan skor satu gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut membuat posisi PSM Makassar semakin dingin di puncak klasemen Liga 1.

Sebaliknya, Persebaya seperti mulai kehilangan arah lantaran menelan dua kekalahan beruntun masing-masing melawan Bali United dan PSM Makassar.

Sebelum kalah dua laga tersebut, PSM Makassar sempat tak pernah kalah dalam sembilan laga beruntun.

Momentum Persebaya untuk bisa kembali ke persaingan papan atas klasemen Liga 1 sementara tertunda lantaran dua kekalahan tersebut.

Berikut ini beberapa fakta menarik hasil laga Persebaya vs PSM yang telah dirangkum Tribunnews:

1. Persebaya Kembali Kehilangan Arah

Persebaya diyakini sempat sudah berada di jalur yang benar setelah meraih hasil positif dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Tepat setelah kalah melawan Persib, Persebaya mampu mendulang berbagai hasil bagus dalam sembilan laga beruntun.

Enam kemenangan dan tiga hasil imbang menjadi hasil apik yang dituai Persebaya pada periode tersebut.

Tambahan 21 poin akhirnya melambungkan posisi Persebaya yang awalnya berada diluar sepuluh besar, mendadak mendekati posisi lima besar.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso saat beri instruksi ke Alwi Slamet. Aji Siapm bertanggung jawab usai kalah 1-2 atas Rans Nusantara FC di Liga 1 2022-2023. (Foto Persebaya/Habibur Rohman)
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini