TRIBUNNEWS.COM - Hasil Liga Spanyol, langkah Real Madrid dalam upaya mengejar perolehan poin Barcelona terjegal tim tetangga sekota, Atletico Madrid pada jornada 23 LaLiga, Minggu (26/2/2023).
Berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Real Madrid harus puas berbagi skor imbang 1-1 atas Atletico Madrid.
Real Madrid kecolongan gol lebih dulu melalui Jose Gimenez pada menit ke-78'. Tujuh menit berselang, giliran skuad asuhan Carlo Ancelotti yang menjaringkan gol.
Talenta berusia 18 tahun, Alvaro Rodriguez sukses menorehkan namanya di papan skor dan memaksa laga berakhir seri.
Sebagai catatan saja, dua pencetak gol di laga bertajuk Derbi Madrid semua berasal dari Uruguay. Ini menjadi sejarah baru di pertandingan dua tim ibu kota ini ada dua pemain Uruguay yang mencetak gol.
Baca juga: Rekor Mewah Simeone Terukir di Markas Real Madrid, Atletico Bantu Muluskan Jalan Barcelona
Real Madrid jelas dirugikan dengan hasil imbang ini. Mereka gagal memangkas secara maksimal perolehan poin dengan Barcelona yang duduk di puncak klasemen.
Barca, duduk di urutan pertama klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 59 poin. Mereka unggul tujuh angka dari Real Madrid yang mengekor di urutan kedua.
Peluang untuk margin tersebut diperbesar terbuka lebar, mengingat skuad asuhan Xavi Hernandez baru akan melakoni pertandingan ke-23 Liga Spanyol, Senin (27/2) dini hari WIB melawan Almeria.
Sedangkan bagi Atletico, tambahan satu poin juga membuat mereka melewatkan peluang untuk mengambil alih posisi ketiga dari Real Sociedad.
Atletico membukukan 42 poin hasil dari 13 kemenangan, empat imbang dan enam kekalahan.
Pasca-laga, sorotan tertuju kepada Madrid sehubungan dengan jalur perburuan gelar juara.
Carlo Ancelotti selaku pelatih menegaskan jika hasil imbang ini tak lantas membuat anak asuhnya mengibarkan bendera putih.
Baginya, segala kemungkinan masih bisa terjadi asal Karim Benzema cs dapat segara bangkit dari keterpurukan.
"Ini sulit (untuk juara), namun bukan berarti kami harus menyerah dalam pertandingan sisa," buka Ancelotti, seperti yang dikutip dari laman Marca.
"Kami jelas akan berjuang hingga akhir, baru kalian akan lihat siapa yang pantas menduduki puncak klasemen nanti," sambung pria yang pernah bermain dan melatih AC Milan.
Raihan satu poin ini terbilang cukup mengejutkan lantaran di laga sebelumnya, Madrid berpesta gol ketika menggasak Liverpool 5-2 di Liga Champions.
Ancelotti pun tak memandang pertandingan tengah pekan lalu melawan The Reds sebagai alasan timnya kelelahan.
Alih-alih menyebut berkendala dengan fisik, disebutkan Entrenador Real Madrid ini bahwa pemainnya mengalami lelah mental.
"Kami kebobolan karena kami harus mempertimbangkan kualitas lawan. Griezmann luar biasa dan Giménez menembak dengan sangat baik, seperti yang terjadi pada mereka dengan Álvaro. Saatnya telah tiba ketika kami perlu menekan dan itu telah tiba sedikit penurunan tim," sambung pelatih yang dijuluki Don Carlo.
Real Madrid memang memiliki agenda yang padat. Stamina, fisik dan mental menjadi salah satu kunci agar pemainan tim tidak berantakan.
Di mata Ancelotti, hal wajar jika pemainnya mengalami lelah mental dengan padatnya jadwal laga yang mereka lakoni.
"Tapi menurut saya itu bukan kelelahan fisik, itu lebih merupakan kelelahan mental. Sesuatu yang normal karena ini adalah pertandingan ke-17 kami dalam 50 hari," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Giri)