"Padahal yang nonton itu pada bilang: 'Nando saya yakin kamu lolos, kamu udah jauh-jauh dari Semarang ada manfaatnya'. Udah pede kan diomongin gitu."
"Tibalah waktu pengumuman, gak diterima aku," kata pelatih Timnas Indonesia itu.
"Jadi waktu pengumuman itu dikumpulin kan, itu jamannya Supriadi yang kenceng itu."
"Itu pun sama, gak lolos juga (Supriadi), pengumuman itu kayak gitu," tambahnya.
"Ada orang iming-iming gini doang: 'Anak saya mau berkarier di luar negeri'. Sumpah, depanku ngomongnya."
"Ada faktor itu (orang dalam). Kayak percuma gitu, akhirnya saya gak lolos dari situ kan di Subang waktu itu (seleksi)."
"Aku lolosnya yang tim pelajar, Timnas Pelajar itu ke China," tambah Ernando.
Meski begitu, Ernando Ari mengungkapkan bahwa dirinya berhasil lolos ke seleksi Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U16 2020 setelah penampilan gemilangnya di laga uji coba.
Namun terlebih dahulu Ernando harus menyelesaikan ajang Gothia Cup di China.
"Namun H-10 sebelum berangkat ke China itu ada pertandingan, Timnas Pelajar vs Timnas Indonesia, tapi kalah 7-1 dan waktu itu kipernya aku (Timnas Pelajar)."
"Tapi ada pertandingan kedua (melawan Timnas Indonesia), aku menang 1-0," tegas Ernando.
"Setelah laga itu, aku dipanggil pelatih: 'Hei Nando kamu habis Gothia Cup China nanti kamu kumpul ya bareng Supriadi, langsung ke Jakarta'. Di China itu aku juara empat kalau gak salah juara favorit lah."
"Bareng sama Supriadi terus tesnya, akhirnya lolos. Itu masih seleksi belum jadi tim," tambahnya.
Lebih lanjut, Ernando menjelaskan 3 kiper Timnas Indonesia yang berhasil lolos seleksi untuk ajang Kualifikasi Piala Asia U16 2020, termasuk dirinya.