Masalah kedua yang tak kalah membuat pusing manajemen klub adalah besaran tuntutan gaji Marcus Rashford.
Dilaporkan dari sumber yang sama, pemain Manchester United itu menginginkan memperoleh gaji €13 juta (Rp217 miliar) per musim.
Jumlah itu jelas tidak mungkin dipenuhi oleh AC Milan.
Perlu diketahui, Rafael Leao sementara menjadi pemain Rossoneri dengan bayaran tertinggi, yakni €7 juta (Rp117 miliar). Itupun masih gaji kotor.
Jika AC Milan terealisasi memenuhi permintaan tuntutan gaji Rashford, maka sang penyerang otomatis menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub.
Bahkan saat Zlatan Ibrahimovic masih di AC Milan pada periode keduanya, bayaran per musim mantan striker timnas Swedia itu tidak sampai angka tuntutan Marcus Rashford.
AC Milan kabarnya hanya bisa membayar Marcus Rashford €5 juta (Rp83 miliar).
Keputusan ada di tangan sang pemain, apakah dia menerima potongan gaji demi bisa keluar dari Man United. Atau melobi MU untuk membayar sisa gajinya selama dia menjalani masa peminjaman di AC Milan.
(Tribunnews.com/Giri)