News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Spanyol

Migrain Ancelotti di El Clasico, Final Copa del Rey Ajang Penambah Luka bagi Real Madrid

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

COPA DEL REY - Selebrasi para pemain Real Madrid setelah menyingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions di Civitas Metropolitano, Kamis (13/3/2025) dini hari WIB. Carlo Ancelotti sadar diri tidak diunggulkan untuk juara Copa del Rey saat hadapi Barcelona.. (Arsip Laman Resmi Liga Champions, 13 Maret 2025)

TRIBUNNEWS.COM - Pusing tujung keliling Carlo Ancelotti menyikapi seabrek masalah Real Madrid menjelang pertandingan Final Copa del Rey melawan sang seteru abadi, Barcelona.

Real Madrid akan melakoni laga Final Copa del Rey sebagai tim yang tidak diunggulkan. 

Los Blancos, julukan Real Madrid, kalah dalam dua pertemuan sebelumnya dengan Barcelona selama musim 2024/2025.

Vinicius Jr kalah dengan skor 4-0 dan 5-2 di LaLiga dan final Piala Super Spanyol. 

Real Madrid mungkin berharap akan ada keberuntungan pada kali ketiga pertemuan di Stadion Olimpiade Sevilla pada Minggu, (27/5/2025), pukul 03.00 WIB. 

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti punya tugas berat untuk melakukan beberapa perubahan.

CARLO ANCELOTTI - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti (kanan) berbicara dengan pelatih Atletico Madrid Diego Simeone sebelum pertandingan Copa del Rey di stadion Metropolitano di Madrid pada 18 Januari 2024. (Foto Arsip, Januari 2024)(PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Ancelotti dan Madrid menghadapi pekan yang sangat mengecewakan.

Tim yang bermarkas di Estadio Santiago Bernabeu tertinggal dalam perebutan gelar LaLiga. 

Real Madrid juga sudah tersingkir dari Liga Champions setelah gagal melewati hadangan Arsenal. Ada kemungkinan Real Madrid mengakhiri musim tanpa tanpa trofi.

Final Copa del Rey akan menjadi satu-satunya fokus Ancelotti dan semua anggota tim Real Madrid. Namun menyongsong laga akbar menghadapi sang rival, Ancelotti justru dipusingkan oleh tiga masalah.

Pertama, Ancelotti sangat mempertimbangkan untuk kembali ke sistem 4-4-2 yang sangat sukses musim lalu.

Namun jika ia melakukannya, ada kemungkinan besar Rodrygo Goes akan dicoret dari susunan pemain. Posisi sayap kanan kemungkinan akan diisi oleh Federico Valverde atau Dani Ceballos.

Ancelotti sadar bahwa Barcelona lebih difavoritkan untuk memenangi Copa del Rey. Namun, ia yakin semua hal bisa terjadi di partai final.

“Final adalah final dan apa pun bisa terjadi. Di final, kami bisa memainkan formasi 4-4-2 dengan enam gelandang dan tanpa penyerang. Kami harus bertahan dengan baik dan saya yakin kami akan melakukannya dan menciptakan peluang di sisi lain juga,” ujar pelatih asal Italia itu, dikutip dari Madrid Universal.

Baca juga: Harga Mahal Kemenangan Real Madrid di Liga Spanyol, Final Copa Del Rey Kian Terasa Neraka

Kedua, ada dua posisi yang diragukan Ancelotti, bek kiri dan gelandang tengah. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini