News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Major League Soccer

Perannya Berbalik, Gantian Lionel Messi Perlu Diselamatkan Lawan Inter Miami

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GOL MESSI - Selebrasi pemain Inter Miami Lionel Messi ke gawang Los Angles FC (LAFC) pada leg kedua perempat final Liga Champions Concacaf di Chase Stadium, Kamis (10/4/2025). Lionel Messi nyaris mendapatkan kartu merah lantaran melakukan protes keras kepada keputusan wasit saat menghadapi San Jose Earthquakes. (Twitter Inter Miami - 10/4/2025)

Untungnya Messi selamat dari hukuman kartu merah.

Hal itu lantaran pelatih San Jose Earthquake, Bruce Arena, turun tangan menghentikan La Pulga.

Ia meminta Messi menjauh dari wasit dan menghentikan protesnya.

Arena mengaku tak ingin melihat Messi mendapatkan kartu merah akibat protes keras yang dilakukannya.

"Dia jelas tidak senang dan saya ingin memastikan dia tidak mendapatkan kartu merah," kata Arena dikutip dari Deadspin.

"Saya mencoba membawanya menjauh dari wasit karena dia bisa mendapatkan kartu merah."

"Messi mendapatkan kartu merah ketika laga sudah berakhir akan menjadi hal yang sangat konyol."

"Saya ingin memastikan dia siap membela Miami di laga selanjutnya," sambungnya.

Menurut laporan Goal, indikator visual dari rasa frustasi pemain Inter Miami, termasuk Lionel Messi mulai terlihat.

Lionel Messi dilanggar di dekat kotak penalti Earthquakes, namun alih-alih mendapatkan tendangan bebas, wasit meniup peluit untuk offside yang terjadi sebelum pelanggaran tersebut.

Baca juga: Dampak Lionel Messi Tak Berarti, La Pulga Raih Nilai 6 di Laga SJ Earthquakes vs Inter Miami

Messi tampak kesal. Ia menyerbu ke arah asisten wasit dan meneriakkan protes.

Upaya itu digagalkan oleh pemain dan staf Inter Miami lainnya yang berada di pinggir lapangan.

Hingga akhirnya, Messi harus menerima keputusan wasit dan menyudahi laga dengan skor imbang 3-3.

Peraih 8 trofi Ballon d'Or tersebut, hanya mendapatkan nilai 6 dari 10 pada laga melawan SJ Earthquakes, 

"Secara keseluruhan, Lionel Messi kesulitan untuk mengimbangi permainan dengan tempo tinggi," menurut Goal.

"Kadang tampak kelelahan dan kehilangan peluang di akhir pertandingan yang seharusnya dapat dikonversi dengan mudah oleh Messi di masa jayanya."

"Ada beberapa momen penting dari pemain Argentina itu, tetapi tidak ada yang berdampak besar, kecuali satu dribel yang di akhir yang dihentikan oleh keputusan offside pada pemain Inter Miami lainnya," tutup laporan tersebut.

(Tribunnews.com/Guruh/Sina)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini