News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Champions

Nasib Pilu Kevin De Bruyne, Kembalinya ke Etihad Berakhir Pahit, Cuma Diberi 26 Menit Bermain

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEBUT DE BRUYNE - Kevin De Bruyne mencetak gol debut bersama Napoli dalam pertandingan pekan perdana Liga Italia melawan Sassuolo, pada Minggu (24/8/2025) dini hari WIB. Kembalinya Kevin di Bruyne ke Etihad Stadium untuk melakoni laga Manchester City vs Napoli berakhir pahit, Jumat (19/9/2025). Ia hanya bermain 26 menit gegera perubahan strategi Antonio Conte.

TRIBUNNEWS.COM - Nasib ilu harus dialami Kevin de Bruyne saat kembali ke Etihad Stadium untuk melakoni duel Manchester City vs Napoli, Jumat (19/9/2025).

Kembalinya Kevin De Bruyne ke Etihad Stadium itu seharusnya menjadi momen emosional dan penuh makna.

Namun yang terjadi justru sebaliknya: laga perdana sang gelandang bersama Napoli di Liga Champions berakhir pahit, hanya bermain selama 26 menit sebelum ditarik keluar. 

Pelatih Napoli, Antonio Conte, tak bisa menyembunyikan rasa bersalahnya usai keputusan berat tersebut.

De Bruyne, yang mengakhiri masa pengabdiannya selama satu dekade bersama Manchester City pada akhir musim lalu, datang ke Napoli sebagai rekrutan bintang di musim panas. 

Laga melawan City, klub yang membesarkannya, menjadi laga yang sangat dinantikan, tidak hanya oleh dirinya tapi juga para penggemar sepak bola.

Namun segalanya berubah cepat. Di menit ke-21, Napoli harus bermain dengan 10 orang setelah Giovanni Di Lorenzo diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran terhadap Erling Haaland. 

Kondisi tersebut memaksa Antonio Conte mengubah pendekatan taktisnya secara drastis.

Lima menit berselang, keputusan sulit itu diambil: De Bruyne ditarik keluar dan digantikan oleh bek Mathias Olivera. 

Baca juga: Hasil Liga Champions Tadi Malam: Man City Tundukkan 10 Pemain Napoli 2-0, Haaland Lewati Rekor Messi

Tujuannya jelas, memperkuat lini pertahanan setelah kehilangan satu pemain. Tapi keputusan itu menyisakan luka tersendiri.

"Saya merasa bersalah pada De Bruyne," ujar Conte usai pertandingan, dikutip dari Metro.

"Kami telah menyiapkan pertandingan ini dengan baik. Dalam 20 menit pertama saya melihat sikap dan permainan yang sangat baik. Tapi kartu merah mengubah segalanya," kata dia.

Conte tidak hanya menyesal untuk sang pemain, tetapi juga untuk dirinya sendiri sebagai pelatih.

Ia merasa kehilangan kesempatan untuk mengandalkan De Bruyne dalam momen penting melawan tim sekelas Manchester City.

"Saya merampas kepuasan dia untuk bermain melawan mantan klubnya. Tapi saya juga merampas diri saya sendiri dari kesempatan memanfaatkan kemampuannya," lanjut Conte.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini