News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Portugal

Benfica Sisipkan Klausul Unik dalam Kontrak Jose Mourinho

Penulis: Muhammad Ali Yakub
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TERSENYUM - Jose Mourinho tersenyum saat sesi perkenalan sebagai pelatih baru, Benfica pada Jumat (19/9/2025). Klub Portugal, Benfica sisipkan klausul unik dalam kontrak pelatih baru mereka, Jose Mourinho. Klausul disebut saling menguntungkan untuk kedua belah pihak.

TRIBUNNEWS.COM – Jose Mourinho resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala baru Benfica, namun kontraknya kali ini menyimpan klausul tak lazim yang jarang dimiliki pelatih top dunia.

Mourinho yang dikenal dengan julukan ‘The Special One’ menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama klub asal Portugal tersebut.

Menurut laporan Salary Leaks, ia akan menerima gaji sekitar €6 juta (Rp108 miliar) per musim di Estadio da Luz.

Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya gajinya, melainkan adanya klausul istirahat yang memungkinkan kedua belah pihak berpisah lebih cepat.

TERSENYUM - Jose Mourinho tersenyum saat sesi perkenalan sebagai pelatih baru, Benfica pada Jumat (19/9/2025).

Opsi Berpisah di Akhir Musim

Presiden Benfica, Rui Costa, dalam konferensi pers perkenalan Mourinho pada Kamis lalu, mengonfirmasi adanya klausul khusus dalam kontrak sang pelatih.

“Ada klausul di akhir musim yang memberi klub pilihan untuk melanjutkan dengan pelatih atau tidak,” ujar Costa, dikutip dari Sportsbible.

Costa menegaskan klausul tersebut dibuat agar Benfica tetap fleksibel, terutama karena dirinya sendiri bisa saja lengser bulan depan akibat pemilihan presiden klub.

Media Portugal, O Jogo, melaporkan klausul itu berlaku dua arah.

Artinya, baik Benfica maupun Mourinho sama-sama punya hak untuk mengakhiri kontrak dalam 10 hari setelah laga resmi terakhir musim 2024/2025.

Biaya pemutusan kontrak pun akan jauh lebih kecil dibanding membayar penuh sisa gaji hingga 2027.

Dengan kata lain, Benfica bisa memecat Mourinho dengan kompensasi ringan, sementara Mourinho juga bisa hengkang ke klub lain asalkan membayar biaya yang setara.

Baca juga: 50 Gol Haaland Jadi Tercepat di Liga Champions, Pep: Tak Mustahil Pecahkan Rekor Terbanyak Ronaldo

Mourinho Jadi Senjata Politik?

Kehadiran Mourinho sempat disebut-sebut bisa menjadi “aset elektoral” bagi Rui Costa dalam menghadapi pemilihan presiden klub Oktober mendatang. Namun Costa membantah hal itu.

“Saya di sini sebagai presiden Benfica, saya memilih pelatih untuk Benfica, bukan untuk kampanye. Mourinho dipilih karena kami yakin dia punya semua kualifikasi untuk memimpin klub sebesar ini,” tegas Costa.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini