Haye menunjukkan kualitas seorang gelandang Eropa sejati — tenang, cerdas, dan efisien.
Rizal Pahlevi menyebut duet Haye–Joey Pelupessy seharusnya menjadi fondasi utama lini tengah Indonesia. “Thom dari segi kreativitas membangun serangan, Joey dalam urusan memutus serangan lawan. Keduanya sangat balance,” ujarnya.
Melawan Irak, Romeny berpeluang besar tampil sejak menit awal. Dengan postur dan kecepatan yang dimiliki, ia bisa menjadi ancaman bagi lini belakang Irak yang terkenal tangguh.
Namun ia perlu dukungan lebih baik dari lini kedua agar tidak kembali terisolasi seperti di laga melawan Arab Saudi. Kombinasi umpan vertikal dari Haye, atau pergerakan sayap dari Ragnar Oratmangoen, bisa menjadi kunci untuk membuka ruang bagi Romeny.
Dengan Irak dikenal memiliki pressing ketat di area tengah, sosok seperti Haye menjadi sangat penting untuk menjaga aliran bola dan mencegah kehilangan penguasaan di area berbahaya.
Ketenangan dan distribusi Haye bisa menjadi pembeda di laga nanti. Jika Kluivert berani menurunkannya sejak awal, Indonesia punya peluang lebih besar untuk mengontrol ritme pertandingan dan menekan Irak dengan serangan terencana.
Secara matematis, peluang Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 memang belum tertutup. Ada dua skenario lolos. Pertama, Indonesia mengalahkan Irak dengan selisih dua gol, misalnya 2-0. Ini sudah menjamin lolos ke putaran kelima untuk diadu dengan runner-up grup A dan mendapat tiket playoff.
Jika Irak kemudian mengalahkan Arab Saudi 1-0, maka Indonesia --yang unggul selisih gol, akan langsung lolos ke Piala Dunia. Ini tentunya skenario yang paling diharapkan.
Apa pun, yang penting adalah Indonesia bisa mengalahkan Irak dini hari nanti. Jika Romeny bisa menemukan sentuhan akhir terbaiknya, dan Haye mampu mengontrol lini tengah seperti yang ia lakukan terdahulu, maka Indonesia punya alasan untuk optimistis.
Sebelumnya, tim Garuda punya rekor buruk melawan Irak. Dari tujuh pertemuan di berbagai jang, Indonesia belum pernah menang dengan catatan enam kalah, dan sekali seri. Tapi ini tim yang berbeda, dan juga momen berbeda. Segala kemungkinan masih tetap terbuka.
Calvin Verdonk Sudah Pulih, Siap Main
TIMNAS Indonesia mendapat angin segar jelang duel penentuan melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dua pemain andalan, Ole Romeny dan Calvin Verdonk, dikabarkan siap tampil.
Dalam laga sebelumnya, Ole masuk pada menit ke-65 lantaran baru pulih cedera. Sedang Verdonk sama sekali tidak diturunkan karena mengalami masalah kecil di bagian paha.
"Kami memang mempersiapkan strategi ini, termasuk mempersiapkan Verdonk untuk melawan Irak. Ole kemarin tidak bermain penuh 90 menit, jadi kondisinya sangat baik.
Tidak ada masalah. Setelah pertandingan dia langsung diterapi, pagi tadi juga terapi lagi. Saya kira kondisi Ole dan Verdonk insya Allah siap,” ujar Sumardji, dikutip dari Kompas TV.
Irak vs Indonesia
Tumpuan Harapan
Baca tanpa iklan