News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Timnas Indonesia

Media Luar Ikut Nimbrung soal Pengganti Patrick Kluivert, 2 Nama dari Eropa Jadi Referensi

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PATRICK KLUIVERT DAN POPOVIC - Patrick Kluivert dan Tony Popovic, manajer Australia berada dalam satu layar. Mereka terlihat serius memberikan instruksi kepada anak asuh dari pinggir lapangan. Patrick Kluivert dipecat dari jabatan pelatih Timnas Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM - Patrick Kluivert akhirnya dipecat dari jebatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026, Kamis (16/10/2025).

Indonesia gagal ke Piala Dunia setelah kalah 3-2 dari Arab Saudi dan 1-0 dari Irak di putaran keempat babak kualifikasi.

Patrick Kluivert langsung jadi sasaran kemarahan publik Indonesi. Sesaat setelah kekalahan dari Irak, media sosial diramaikan dengan 33 ribu unggahan dengan tagar #KluivertOut.

Hanya beberapa hari kemudian PSSI akhirnya menghentikan kerjasama dengan Patrick Kluivert dan staffnya.

Tak hanya Patrick Kluivert saja, seluruf staf kepelatihannya, mulai dari Alex Passtoor hingga Daniel Landzaat juga termasuk yang diberhentikan.

"Setelah melalui diskusi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini."

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Coach Patrick Kluivert dan timnya atas komitmen dan profesionalisme yang telah mereka tunjukkan," tulis PSSI dalam keterangan mereka.

Setelah jabatan pelatih kosong, nama-nama potensial yang akan menggantikan Patrick Kluvert mulai mencuat ke permukaan.

Sorotan yang menarik datang dari Vietnam. Mereka ikut nimbrung soal siapa pengganti Patrick Kluivert yang dinilai lebih pas untuk menangani Timnas Indonesia.

Baca juga: Komentar Erick Thohir setelah Patrick Kluivert Resmi Dipecat dari Timnas Indonesia

Sebelum Kluivert resmi dipecat, media luar Vietnam.vn, dalam editorialnya sudah menyarankan Indonesia agar mengambil pelajaran dari kegagalan lolos ke Piala Dunia.

Mereka mengungkit soal pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert yang dilakukan PSSI pada Januaru lalu.

Mereka menilai langkah itu sebagai kesalahan strategi yang memutus arah pembangunan tim di tengah jalan.

Pergantian pelatih di tengah fase penting seperti kualifikasi disebut sebagai tindakan yang justru menghancurkan fondasi yang sudah dibangun.

Media tersebut menilai Indonesia kini sebenarnya punya skuad dengan kemampuan fisik dan teknik yang sangat baik, terutama berkat peran pemain naturalisasi. 

Namun, potensi itu tak akan berarti tanpa pelatih yang mampu menyatukan semuanya dalam sistem dan filosofi permainan yang konsisten.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini