TRIBUNNEWS.COM - Kerja sama Patrick Kluivert dan PSSI untuk menangani Timnas Indonesia resmi berakhir pada Kamis (16/10/2025).
Pelatih kelahiran Amsterdam, Belanda, hanya bertahan selama 281 hari menangani Timnas Indonesia sejak ditunjuk pada 8 Januari 2025.
PSSI tidak hanya memecat Patrick Kluivert seorang, melainkan jajaran tim kepelatihan asal Belanda.
Mereka diketahui adalah Denny Landzaat (asisten senior), Alex Pastoor (asisten senior), Gerald Vanenburg (pelatih U23), hingga Frank van Kempen (pelatih U20).
Alasan PSSI cukup jelas untuk memberhentikan laju gerbong kepelatihan asal Belanda tersebut.
Pasalnya, Timnas Indonesia gagal berprestasi baik di level senior maupun kelompok umur.
Di level senior, Jay Idzes dkk tidak berhasil memperoleh tiket putaran final Piala Dunia 2026 setelah terhenti di ronde 4 kualifikasi zona Asia.
Timnas Indonesia harus finis di urutan terbawah klasemen grup B, dengan rapor dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (3-2) dan Irak (1-0).
Sementara itu, di level U23, Vanenburg gagal mengantarkan Kadek Arel dan kawan-kawan lolos ke Piala Asia U23 2026.
Garuda Muda juga harus merelakan trofi Piala AFF U23 jatuh ke tangan Vietnam, meski tampil sebagai tuan rumah.
"PSSI dan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis laman PSSI pada Kamis (16/10/2025).
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak yang sebelumnya terikat kontrak berdurasi dua tahun."
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis ke depan."
"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20."
"PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya."
Baca juga: Anggota Komisi X DPR Habib Syarief Setuju Jika Shin Tae-yong Kembali Latih Timnas Indonesia
Baca tanpa iklan