TRIBUNNEWS.COM - Benturan perbedaan pendapat antara petinggi AC Milan dengan Massimiliano Allegri, membuat manuver transfer pemain klub legendaris Italia pada Januari 2026 makin tak menentu.
Perbedaan pandangan menyoal kriteria pemain yang direkrut pada bursa transfer musim dingin tahun depan, membuat internal AC Milan terbagi dalam dua kubu.
Kubu pertama adalah Massimiliano Allegri yang disokong Direktur Olahraga AC Milan, Igli Tare. Kubu berseberangan diisi oleh CEO Giorgio Furlani dan RedBird Capital.
Dalam laporan SempreMilan, terpecahnya internal Rossoneri karena perbedaan keinginan pemain yang didatangkan ke San Siro pada jendela transfer musim dingin mendatang.
Dari kubu Allegri-Tare, menginginkan AC Milan mendatangkan salah satu antara Robert Lewandowski dan Dusan Vlahovic.
Berbicara ketajaman, Lewandowski tidak perlu disangsikan lagi secara kualitas, meski usianya sudah berada di angka 37 tahun.
Musim lalu, catatan 42 gol dalam 52 pertandingan memperlihatkan bahwa dirinya masih tajam. Ia bahkan masuk daftar top scorer Eropa meski usianya tak lagi muda.
Lain cerita dengan Dusan Vlahovic. Musim lalu, dia mengemas 17 gol dan lima assist dalam 44 laga bersama Juventus, yang dinilai kurang gereget.
Start lebih menjanjikan diperlihatkan mantan attacante Fiorentina tersebut. Striker berusia 25 tahun ini mengumpulkan empat gol dan satu assist dalam delapan pertandingan.
Terlebih lagi wajar jika Allegri menginginkan Vlahovic. Sebab Allegri pernah membesut Vlahovic saat masih berstatus allenatore Juventus.
Kisah CLBK merupakan sematan yang tepat atas keinginan Allegri mendatangkan Dusan Vlahovic.
Menukil dari sumber yang sama, Igli Tare bahkan sudah menjalin komunikasi dengan masing-masing perwakilan Lewandowski dan Vlahovic.
Sayangnya, keinginan Allegri dan usaha Igli Tare tak mendapatkan restu dari Giorgio Furlani maupun para pemegang saham klub.
Baca juga: Kabar Transfer Liga Italia: Masalah Duit AC Milan & Juventus Hambat Kepulangan Murid STY ke Serie A
RedBird Capital dan Giorgio Furlani tak menginginkan kedatangan pemain baru yang bisa merusak pakem gaji AC Milan.
Sebagai catatan saja, Lewandowski merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Barcelona. Eks pemain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund tersebut mengantongi Rp640 miliar per musim.
Baca tanpa iklan