News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Timnas Indonesia

Alex Pastoor Buka-bukaan: Bicara Pemecatan, Kualitas Pemain Indonesia, dan Target PSSI

Penulis: Bayu Satriyo Panegak
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PELATIH TIMNAS INDONESIA - Momen Alex Pastoor (kiri) dan Patrick Kluivert (kanan) bertepuk tangan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan China Taipei di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025). Alex Pastoor buka suara setelah pemecatan dari pihak PSSI. TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA

 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, muncul pertama kali di pemberitaan media Belanda usai menerima pemecatan oleh PSSI.

Sebelumnya, Pastoor bersama tim kepelatihan yang dipimpin Patrick Kluivert diberhentikan oleh PSSI usai gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Pasukan Garuda gugur di ronde 4 kualifikasi zona Asia dengan perolehan nol poin pada fase penyisihan grup B.

Timnas Indonesia menelan kekalahan beruntun atas Arab Saudi (skor 2-3) dan Irak (1-0).

Dengan demikian, gerbong kepelatihan asal Belanda gagal memenuhi target PSSI untuk mengantarkan Timnas Indonesia lolos menuju turnamen empat tahunan tersebut.

PSSI dan tim kepelatihan asal Belanda mengakhiri kontrak kerja sama per 16 Oktober 2025 lalu.

PELATIH TIMNAS INDONESIA - Momen Alex Pastoor (kiri) dan Patrick Kluivert (kanan) bertepuk tangan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan China Taipei di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025). TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA (TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA)

Belum genap sepekan setelah pemecatannya, Alex Pastoor mulai kembali muncul di hadapan publik Belanda.

Dalam wawancara bersama Voetbal International NL, Pastoor menjelaskan bagaimana pengalamannya selama menukangi Pasukan Garuda.

Pastoor juga turut menyebut target untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 cukup berat.

Pasalnya, permainan Timnas Indonesia dinilai masih jauh dari level lawan yang dihadapi.

Tim kepelatihan sendiri telah mengatur strategi sedemikian rupa untuk memaksimalkan permainan Timnas Indonesia.

Namun, usaha itu belum cukup untuk mengalahkan lawan selama fase ronde 4 kualifikasi.

"Tidak berhasil, (target) itu menjadi cukup cepat," buka Pastoor dilansir Voetbal International pada Selasa (21/10/2025).

"Sebenarnya, kami mencoba menjelaskan kepada para pemain apa yang diharapkan dari mereka. Saya pikir kami melakukannya dengan sangat maksimal," sambung pelatih sekaligus pundit salah satu stasiun TV swasta di Belanda.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini