News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Super League

PSM Makassar Datangkan Pelatih Baru, Warisan Bernardo Tavares Diobrak-abrik

Penulis: Bayu Satriyo Panegak
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ARAHAN PELATIH - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares (kiri) memberikan instruksi di pinggir lapangan dalam laga Persis Solo vs PSM Makassar lanjutan Liga 1 pekan 27 di Stadion Manahan, Solo, Senin (4/3/2024) malam. Skema permainan Bernardo Tavares rawan terganti dengan pelatih baru PSM. TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina

TRIBUNNEWS.COM - PSM Makassar memperkenalkan Tomas Trucha sebagai pelatih baru mereka di kompetisi Super League, Selasa (28/10/2025) kemarin.

Pelatih asal Republik Ceko menggantikan peran Bernardo Tavares yang berpisah dengan PSM karena masalah gaji sejak 28 Oktober 2025 lalu.

Bernardo Tavares sendiri telah menjadi pelatih kepala PSM sejak April 2022.

Sudah terdapat 129 laga Super League yang dijalani oleh pelatih asal Portugal itu bersama Pasukan Ramang.

Skema andalan 3-5-2 khas Tavares yang menitikberatkan pada serangan balik terbukti efektif, dengan catatan 55 kemenangan, 44 hasil imbang, dan hanya 30 kekalahan di seluruh kompetisi.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga sukses mempersembahkan trofi Super League, sekaligus mengakhiri puasa gelar PSM yang telah berlangsung selama 25 tahun.

Pelatih PSM Makassar asal Portugal Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers pertandingan musim kompetisi Liga 1 2024/2025. (Instagram PSM Makassar)

Kini, sosok berkepala plontos tersebut telah meninggalkan sisi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie.

Peran Tavares resmi digantikan oleh Tomas Trucha setelah dua pertandingan terakhir didampingi pelatih interim, Ahmad Amiruddin.

Kehadiran Tomas Trucha berpotensi merubah arah permainan PSM.

Pelatih berusia 54 tahun lebih gemar menggunakan counter startegy dari yang digunakan oleh Bernardo Tavares.

Coach Trucha akan mengandalkan skema penguasaan bola untuk membongkar pertahanan lawan.

Maka, warisan skema serangan balik cepat ala milik Bernardo Tavares rawan untuk tidak terlihat kembali.

"Saya tidak suka menunggu, lebih mau tim aktif kontrol bola," ucap  Tomas Trucha dalam acara perkenalannya sebagai pelatih PSM, dilansir Tribun Timur pada Selasa (28/10/2025).

"Sebanyak mungkin kontrol bola, maka sedikit mungkin tim lawan kontrol kita dan menciptakan peluang kepada kita," sambung pelatih berusia 54 tahun.

Meski demikian, terdapat kemiripan strategi antara Tomas Trucha dan Bernardo Tavares dalam hal menutup ruang gerak lawan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini