TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan Inter Milan atas Venezia di babak 16 besar Coppa Italia disambut dengan rasa bahagia oleh sang pelatih Cristian Chivu.
Inter Milan menang besar 5-1 atas Venezia dan berhak lolos ke perempat final. Namun kebahagiaan Chivu bukan karena itu saja.
Pelatih asal Rumania itu menilai performa Inter Milan disebut 'penuh hal positif' di hampir semua aspek.
Nerazzurri tampil dominan, tidak meremehkan lawan, dan tetap tajam meski banyak pemain muda.
Chivu memilih merotasi skuad dan memberikan menit bermain untuk beberapa pemain muda, seperti Francesco Pio Esposito, Matteo Cocchi, Matteo Bovo, hingga Leonardo Spinacce.
Tantangannya bukan hanya tampil bagus, tetapi beradaptasi dengan skuad senior yang sudah sangat kompak. Hasilnya, bukan sekadar adaptasi—mereka malah ikut mencetak sejarah.
Andy Diouf tampil sebagai starter pertama sejak datang dari Lens dan langsung membuka skor.
Francesco Pio Esposito yang belum lama ini meraih penghargaan golden boy (striker muda terbaik) akhirnya mencetak gol pertamanya di San Siro untuk level senior.
Ange-Yoan Bonny menutup pesta gol dengan koleksi gol Coppa Italia ke-7.
Di sisi lain, Marcus Thuram mencetak dua gol untuk mengakhiri puasa gol sejak September.
Artinya, rotasi bukan hanya memberi panggung bagi pemain muda, tetapi juga menghidupkan kembali kepercayaan diri pemain inti.
Baca juga: Daftar Tim Lolos 8 Besar Coppa Italia 2025/2026: Inter Ogah Kalah dari Juventus, AC Milan Apa Kabar?
Chivu Puas
Chivu menegaskan bahwa kemenangan ini tidak hanya soal skor besar. Menurutnya, sikap tim adalah kunci.
Inter Milan bermain serius, tidak meremehkan Venezia meski lawan berasal dari kasta berbeda, Serie B.
"Saya senang untuk mereka yang bermain pertama di San Siro, para pemain U-23 yang saya kenal dengan cukup baik," kata Chivu, dikutip dari Football Italia..
"Saya suka sikap mereka, rasa hormat terhadap lawan. Banyak hal baik malam ini, dan saya bangga," ujar Chivu.
Baca tanpa iklan