TRIBUNNEWS.COM - Timnas Putri Indonesia menjadi satu-satunya harapan cabang olahraga sepak bola untuk meraih medali di ajang SEA Games 2025.
Hal tersebut menyusul kegagalan tim sepak bola putra asuhan Indra Sjafri yang dipastikan tidak mampu melaju ke babak semifinal.
Timnas Indonesia harus tersingkir setelah kalah bersaing dalam perhitungan klasemen runner-up terbaik.
Garuda Muda yang finis di posisi kedua Grup C dengan raihan tiga poin, tertinggal dari Malaysia yang mencatatkan catatan lebih baik di Grup B.
Meski sama-sama mengoleksi tiga poin dan selisih gol identik, Malaysia berhak melaju karena unggul dalam jumlah gol memasukkan.
Tim besutan Nafuzi Zain mencatatkan empat gol, atau satu angka lebih banyak dibandingkan koleksi Timnas Indonesia.
Hasil tersebut membuat langkah sang juara bertahan edisi 2023 terhenti di fase grup, sekaligus menjadi kegagalan pertama Indonesia sejak edisi SEA Games 2009.
Baca juga: Komentar Mengejutkan Exco PSSI soal Kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025
Kini, harapan medali dari bangsa Indonesia bertumpu kepada perjuangan Timnas Putri Indonesia.
Sebelumnya, Claudia Scheunemann dkk dipastikan melaju ke babak semifinal setelah finis sebagai runner-up Grup A dengan perolehan 3 poin.
Garuda Pertiwi mendampingi tuan rumah Thailand, yang lolos sebagai posisi juara Grup A dengan koleksi sempurna 6 poin.
Di partai semifinal, Timnas Putri Indonesia telah ditunggu oleh Vietnam, selaku juara Grup B.
Golden Stars finis di urutan teratas dengan perolehan enam poin, dengan rapor dua menang dan satu kalah.
Semifinal SEA Games 2025 antara Timnas Putri Indonesia vs Vietnam dijadwalkan di Chonburi Stadium, Thailand pada Minggu (14/12/2025) kick-off 16.00 WIB besok.
Sementara itu, Thailand akan menghadapi tim runner-up Grup B, Filipina, di venue dan tanggal serupa, kick-off 18.30 WIB.
Baca tanpa iklan