TRIBUNNEWS.COM - Terdapat tiga tim yang memperoleh keuntungan pasca-kekalahan Persib Bandung dari Malut United pada laga tunda pekan ke-12 Super League, Minggu (14/12/2025) kemarin.
Maung Bandung dijinakkan oleh tuan rumah Malut United di Stadion Gelora Kie Raha dengan skor akhir 2-0.
Gol Malut seluruhnya tercipta pada interval pertama, yaitu oleh masing-masing catatan Igor Inocencio (40') dan Ciro Alves (45+3').
Sebenarnya, Malut juga dapat memperoleh keunggulan lebih tinggi apabila eksekusi penalti David da Silva tidak gagal bersarang pada menit 16'.
Meskipun demikian, hasil skor 2-0 telah cukup mengalahkan tim kuat Persib, yang nota benenya memegang rekor win streak dalam enam laga beruntun di Super League.
Kekalahan dari Persib ini juga sementara menghentikan perolehan poin mereka di tangga klasemen Super League.
Tim besutan Bojan Hodak tertahan di peringkat ke-3 dengan perolehan 28 poin dari 13 pertandingan yang dijalani.
Tentu, kondisi terhentinya perolehan poin Persib tersebut, membawa dampak keuntungan bagi klub lain.
Satu pihak di antaranya yang merasakan keuntungan adalah sang pemuncak klasemen, Borneo FC Samarinda.
Borneo, dapat bernafas lebih lega karena Persib gagal memangkas jarak dari 33 poin yang kini menjadi koleksinya.
Sebelumnya, jarak poin yang dimiliki Borneo telah tergerus berkat kekalahan mereka atas Persib pada laga tunda pekan ke-4, skor 3-1, 5 Desember 2025.
Namun kini, margin keunggulan Borneo tetap terjaga sebanyak lima angka dari Persib yang menempati urutan ketiga.
Lebih lanjut, keuntungan juga diperoleh tim yang diapit oleh Borneo dan Persib di papan klasemen.
Ialah sang Macan Kemayoran, Persija Jakarta, yang kini menduduki posisi runner-up dengan perolehan 29 poin.
Baca tanpa iklan