TRIBUNNEWS.COM - Babak final Piala Super Spanyol antara Barcelona menghadapi Real Madrid menghadirkan sebuah dilema besar bagi El Real.
Pada pertandingan yang digelar Senin (12/1/2026) pukul 02.00 WIB di Arab Saudi, Real Madrid masih bingung untuk menurunkan salah satu pemain andalannya.
Pemain yang dimaksud adalah soal kehadiran Kylian Mbappe.
Kondisi Mbappe sedang tak fit dalam beberapa pekan terakhir.
Ia mengalami masalah di bagian lututnya sejak akhir Desember lalu.
Baca juga: Real Madrid vs Barcelona: Los Blancos Bisa Trauma, Hansi Flick Tak Pernah Kalah di Final
Sebenarnya tim dokter Real Madrid menargetkan Mbappe bisa kembali saat mereka berhadapan dengan Atletico Madrid di babak semifinal.
Namun ternyata pelatih Xabi Alonso tak mau membebani sang pemain dengan risiko besar.
Alonso memilih menyimpan Mbappe dan ternyata opsi itu masih menjadi keputusan terbaik.
Lain halnya ketika El Real menjejak ke babak final.
Wacana menurunkan Mbappe menyeruak kepada Xabi Alonso.
Keputusan sulit bakal dijalani pelatih Xabi Alonso.
Menurunkan Mbappe akan menambah peluang El Real menang atas Barcelona.
Pada saat yang sama, hal itu akan menambah potensi cedera Mbappe semakin parah.
Beberapa pihak melontarkan opsi kepada Real Madrid untuk menyuntikkan obat pereda rasa sakit agar sang pemain bisa turun berlaga.
Alonso ternyata tak terlalu senang dengan itu.
Baca tanpa iklan