TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS) resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia bertempat di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Dalam acara tersebut, John Herdman hadir langsung didampingi oleh Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI beserta jajaran pengurus lainnya.
Ini menjadi kali pertama John Herdman tampil di hadapan publik, tepat setelah ia ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert.
Selain menjadi ajang perkenalan, acara ini juga sebuah kesempatan John Herdman untuk menjawab segala pertanyaan dari awak media yang hadir.
Termasuk soal alasan di balik alasan yang membuatnya memilih untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Mendapat pertanyaan tersebut, pelatih kelahiran 19 Juli 1975 tersebut langsung memberikan senyum sumringahnya.
Baca juga: BREAKING NEWS Sempat Ditunda karena Sakit, John Herdman Akhirnya Resmi Diperkenalkan PSSI
Dibantu dengan translator yang hadir, John Herdman mengaku jika ia ingin bekerja sama dengan PSSI untuk membangun sepak bola disini, karena menurutnya Indonesia memiliki pemain, abilitasnya, dan liga yang baik.
Melatih Timnas Indonesia adalah sebuah kesempatan yang besar, apalagi memiliki basis suporter paling besar kurang lebih 280 juta fans sepak bola.
Ditambah lagi, John Herdman mempunyai pengalaman melatih Timnas Kanada, bukan hanya putra namun putri juga, dan keduanya sama-sama memiliki kesuksesan.
Ini bukan soal ranking dunia atau pemainnya sendiri, namun melatih Timnas Indonesia adalah sebuah kesempatan.
Jadi, John Herdman ingin membawa Indonesia dan para suporternya mengalami sesuatu yang tidak pernah dialami dalam sejarah sebelumnya, yakni kualifikasi Piala Dunia.
Baca juga: Kalimat Pertama John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Dan saat ditanya soal tekanan, John Herdman mengaku jika ia tidak melihatnya sebagai sebuah beban.
Namun John Herdman menganggapnya sebagai sebuah berkah.
Hal serupa pernah dialami John Herdman saat menukangi Timnas Kanada, saat itu ia berhasil membawa negara tersebut lolos Piala Dunia setelah 36 tahun.
Tapi yang perlu digaris bawahi, kesuksesan John Herdman bersama Timnas Kanada tidak dialami satu malam saja, namun melalui proses yang panjang.
Baca tanpa iklan