TRIBUNNEWS.COM - Baru memimpin Manchester United satu pertandingan, Michael Carrick telah mendapatkan pujian dari banyak pihak, termasuk kompatriotnya di klub yang berjuluk The Red Devils itu, yakni Wayne Rooney.
Rooney dan Carrick selama masa kebersamaannya menghasilkan lima gelar juara Liga Inggris di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Gelar yang belakangan sulit dicapai oleh Manchester United.
Bahkan untuk bersaing dengan tim papan atas dan finis di zona Eropa pun terkadang sulit untuk direalisasikan.
Pujian untuk Carrick berakar dari hasil derbi Manchester di Old Trafford pada Sabtu (17/1) malam lalu.
Manchester United menang dengan meyakinkan 2-0 atas rival sekota Manchester City.
Gol Bryan Mbeumo dalam 45 menit kedua hanya selisih 11 menit dengan gol kedua Man United yang dicetak oleh Patrick Dorgu (76').
Kemenangan itu bermakna banyak untuk menandai beberapa hal kepelikan Man United musim ini, yang dibesut oleh Ruben Amorim sejak November 2024 lalu.
Amorim dengan idealis yang menganut formasi tiga beknya yakin bisa diterapkan di Man United.
Tapi, ekspektasi tersebut tidak sejalan dengan hasil yang diraih Man United hingga berbagai rekor buruk pun terjadi. Rekor yang dalam kurun waktu tidak terjadi tercipta di masa kepelatihannya.
Sampai waktu itu tiba, hasil imbang melawan Leeds United (4/1) menjadi laga pamungkas Amorim bersama Setan Merah.
Man United kemudian menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih interim hingga akhir musim.
Baca juga: Opini 5 Tahun Cristiano Ronaldo Terbukti soal Pelatih Interim Manchester United Saat Ini
Laga pertamanya yang penuh dengan emosional dan ketegangan disambul oleh para penggemar di Old Trafford.
Nyanyian semasa ia menjadi pemain bergema. Bahkan di akhir pertandingan saat Man United memastikan pulang dengan tiga poin.
Rooney yang menyaksikan itu dari studio BBC mengungkapkan, gairah yang ditunjukkan penggemar pada laga itu berbeda.
Baca tanpa iklan