News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Piala Dunia 2026

Pejabat Bola Belanda Tanggapi Wacana Boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DUEL - Pemain depan Inggris bernomor punggung 09 Harry Kane berebut bola dengan pemain bertahan Belanda bernomor punggung 22 Denzel Dumfries selama pertandingan semifinal UEFA Euro 2024 antara Belanda dan Inggris di Stadion BVB di Dortmund pada 10 Juli 2024. Belanda terus memantau situasi terkait wacana memboikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. (Foto arsip Juli 2024).

 

TRIBUNNEWS.COM - Tindakan Amerika Serikat yang membatasi dan melarang kedatangan warga dari banyak negara ke wilayahnya menjelang Piala Dunia 2026 menimbulkan huru-hara.

Turnamen Piala Dunia 2026 yang seharusnya menjadi perayaan besar bagi para pemain dan penonon terancam tak berbekas.

Amerika Serikat, hingga kini, masih terus memberlakukan larangan masuk kepada warga dari 75 negara.

Beberapa negara yang mendapatkan larangan itu juga termasuk peserta Piala Dunia 2026.

Negara seperti Brasil, Uruguay, Kolombia, hingga Senegal masuk dalam daftar cekal itu.

Baca juga: Bendera Piala Dunia Bisa Jerat Pidana? Pedagang Musiman Gugat KUHP Baru ke MK

Pemerintahan Presiden Donald Trump memang memberikan pengecualian kepada para atlet untuk bisa masuk meski berasal dari negara yang dilarang.

Namun tak ada jaminan yang sama bagi penggemar yang datang, meski sudah punya tiket Piala Dunia.

Akhir-akhir ini mulai muncul wacana soal boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Beberapa negara pun mulai memberikan tanggapan terkait isu itu.

Salah satu tanggapan datang dari Asosiasi Sepak Bola Belanda atau KNVB.

Sekretaris Jenderal KNVB, Gijs de Jong, menyatakan pendapat resmi dari organisasinya.

SELEBRASI - Pemain depan Belanda #07 Xavi Simons merayakan gol pertama bagi timnya selama pertandingan semifinal UEFA Euro 2024 antara Belanda dan Inggris di Stadion BVB di Dortmund pada 10 Juli 2024. (Foto arsip Juli 2024). (Foto oleh Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Ia menyebut KNVB terus memantau situasi internasional.

Mereka juga berkomunikasi dengan pemerintah Belanda sebelum mengambil keputusan resmi.

"Kita semua hidup di dunia yang berubah dengan sangat cepat. Kami juga terus memantau apa yang terjadi di dunia internasional, segala perkembangan yang terjadi dan berkonsultasi dengan FIFA, UEFA, dan Kementerian Luar Negeri," ungkap Gijs dikutip dari Sportbible.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini