TRIBUNNEWS.COM - Bursa transfer pemain Eropa akan segera ditutup pada Selasa (3/2/2026) pagi WIB. Berbagai kejutan biasanya mewarnai kepindahan pemain dari satu klub ke klub lainnya pada momen deadline day.
Liverpool menjadi salah satu klub yang berpeluang besar menciptakan kejutan di deadline bursa transfer.
Mendatangkan Jeremy Jacquet dari Rennes, dan menjual Curtis Jones ke Inter Milan, menjadi topik utama dari pergerakan Liverpool di akhir jendela bursa transfer musim dingin ini.
Dimulai dari perekrutan Jeremy Jacquet terlebih dahulu.
Liverpool secara mengejutkan mampu mengalahkan Chelsea dalam perburuan tanda tanda tangan Jeremy Jacquet.
Berbekal mahar 60 juta euro plus tambahan 10 juta euro, Liverpool hampir pasti mendapatkan bek asal Prancis itu.
Kedatangan Jeremy Jacquet diyakini sebagai langkah antisipasi Liverpool jika ditinggal Ibrahima Konate yang ngebet ingin menyusul Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid.
Baca juga: Bulan Krusial Liga Inggris: Saat Arsenal Berlari, Man City Rawan Kepleset hingga Carrick Jaga Mimpi
Menurut jurnalis ternama Italia, Fabrizio Romano, Jeremy Jacquet baru akan bergabung dengan Liverpool musim panas.
Keberhasilan Liverpool membajak Jeremy Jacquet dari tangan Chelsea, jelas menjadi hal positif bagi pendukung The Reds.
Di tengah kondisi masa depan yang tidak menentu, dan makin senjanya usia Virgil Van Dijk.
Kedatangan Jeremy Jacquet yang masih berusia muda tentu menjadi kabar positif bagi pembangunan skuad Liverpool.
"Liverpool telah menyetujui kesepakatan untuk mendatangkan Jeremy Jacquet dari Rennes dengan harga yang telah ditentukan pada Juni 2026," tulis Fabrizio Romano dalam rilis terbarunya.
"Biaya akhir adalah 60 juta euro ditambah 10 juta euro sebagai tambahan untuk Rennes, Jeremy telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Liverpool,"
"Kesepakatan tercapai untuk musim panas 2026 untuk salah satu bek tengah paling berbakat di dunia setelah Chelsea sempat mengejarnya juga," tambahnya.
Selain kabar positif datangnya bek masa depan Prancis tersebut.
Baca tanpa iklan