TRIBUNNEWS.COM – Presiden Barcelona, Joan Laporta, melontarkan sindiran tajam kepada rival abadi mereka, Real Madrid. Laporta secara terbuka mempertanyakan kemenangan dramatis Los Blancos atas Rayo Vallecano yang ditentukan lewat penalti di menit-menit akhir pertandingan.
Meski laga tersebut telah berlangsung pada Minggu (1/2/2026), Laporta tetap menyoroti hasil pertandingan yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu tersebut.
Real Madrid diketahui menang dengan skor 2-1 atas Rayo Vallecano setelah mendapatkan penalti krusial pada penghujung waktu tambahan.
Gol kemenangan Real Madrid dicetak oleh Kylian Mbappe melalui titik putih pada menit-menit akhir, keputusan yang kemudian memicu perdebatan di kalangan pengamat maupun publik sepak bola Spanyol.
Hasil tersebut berdampak signifikan pada persaingan papan atas La Liga. Real Madrid sukses memangkas jarak dengan Barcelona menjadi hanya satu poin di klasemen sementara, setelah sebelumnya Blaugrana meraih kemenangan atas Elche.
Namun, Laporta menilai kemenangan Real Madrid tersebut sarat dengan kejanggalan.
Tanpa menyebut secara langsung pihak tertentu, ia menyiratkan adanya keputusan-keputusan yang patut dipertanyakan dalam laga tersebut.
Sindiran Laporta pun semakin memanaskan tensi persaingan klasik El Clasico, terutama di tengah ketatnya perburuan gelar juara La Liga musim ini antara Barcelona dan Real Madrid.
Laporta Pertanyakan Waktu Tambahan dan Diving
Laporta mengaku heran dengan lamanya waktu tambahan dalam laga tersebut. Ia bahkan menyelipkan sindiran soal kebiasaan pemain Madrid di kotak penalti.
“Kemarin, maafkan lelucon tentang diving, tapi saya menonton pertandingan Madrid melawan Rayo, dan saya tidak tahu dari mana datangnya 9 atau 10 menit waktu tambahan itu,” kata Laporta, dikutip dari El Chiringuito.
Laporta melangkah lebih jauh dengan menyiratkan bahwa beberapa pemain Real Madrid kerap berpura-pura dilanggar demi mendapatkan penalti.
Baca juga: Fakta Barcelona ke Semifinal Copa del Rey, Penakluk Real Madrid Ukir Sejarah Langka
“Saya melihat banyak permainan di mana beberapa pemain terbiasa melakukan diving, berpura-pura dilanggar, dan itu seharusnya dihukum kartu,” ujarnya.
Ia juga menilai Rayo Vallecano sangat dirugikan dalam pertandingan tersebut.
“Saya melihat Rayo sangat dirugikan dalam pertandingan di mana dua pemain dikeluarkan, skor imbang diperpanjang selama 10 menit, lalu ditambah penalti di menit terakhir,” tambahnya.
Laporta secara khusus menyoroti insiden pelanggaran terhadap Brahim Diaz yang berujung penalti penentu kemenangan Madrid.
Baca tanpa iklan