TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan telak yang diraih Arsenal saat membantai Tottenham Hotspur pada pekan ke-27 Liga Inggris, Minggu (22/2/2026) tadi malam menyisakan berbagai makna.
Salah satunya menyoal sikap adaptif yang dimiliki Mikel Arteta selaku pelatih Arsenal.
Tak bisa disangkal, Arteta menghadapi banyak pertarungan menarik dalam menangani Arsenal sepanjang musim ini.
Termasuk menyoal ujian Arsenal saat bertemu dengan lawan tertentu yang kebetulan sedang proses berganti pelatih baru.
Setidaknya ada tujuh klub yang melakukan pergantian pelatih baru, yang telah dihadapi Arteta musim ini.
Tottenham barangkali menjadi klub terbaru alias ketujuh yang masuk dalam kategori list tersebut.
Seperti diketahui, Tottenham resmi memecat Thomas Frank dari jabatannya sebagai pelatih pada Rabu (11/2/2026) lalu.
Kala itu, Thomas Frank dipecat setelah kalah melawan Newcastle United dengan skor 1-2 pada laga pekan 26.
Setelah memecat Thomas Frank, Tottenham akhirnya menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih penggantinya.
Kebetulan, penunjukkan Igor Tudor sebagai pelatih anyar ini terjadi sebelum Tottenham melakoni Derbi London Utara melawan rival sekotanya, Arsenal.
Baca juga: Merah Merona Arsenal di Derbi London Utara, Tottenham Beda Level dari The Gunners
Alih-alih mampu membuat permainan Tottenham lebih menggigit, debut Igor Tudor sebagai pelatih justru berakhir tragis.
Terlalu banyaknya pemain kunci Tottenham yang absen, membuat Igor Tudor benar-benar kekurangan opsi.
Tottenham akhirnya harus menyerah dengan skor 1-4 saat menjamu Arsenal di kandangnya sendiri, tadi malam.
Brace gol yang dicetak Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres menjadi biang kerok kekalahan Igor Tudor dalam debutnya sebagai pelatih Tottenham.
Baca tanpa iklan