News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Champions

Comeback Inter Milan dari Bodo/Glimt Bukan Mustahil, Jurgen Klinsmann: Kuncinya Sabar Nerazzurri!

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SELEBRASI LAUTARO - Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez (tengah), berselebrasi menghadap tribun penonton setelah mencetak gol ke gawang Torino pada pertandingan pekan pertama Serie A Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza Stadium, Milan, Selasa (26/8/2025). - Kunci Inter Milan comeback atas Bodo/Glimt, yakni sabar menurut Jurgen Klinsmann, mantan penyerang Nerazzurri era 1990an.

 

TRIBUNNEWS.COM - Tim-tim Italia dalam kondisi tertekan menghadapi leg kedua playoff 16 besar Liga Champions, tak terkecuali Inter Milan yang menelan kekalahan 3-1 di kandang Bodo/Glimt.

Tapi, tidak ada yang tidak mungkin untuk membalikkan keadaan. Inter Milan punya pengalaman setelah dua musim terakhir finis sebagai finalis.

Selain itu, Inter juga pernah mengalami dalam beberapa momen seperti ini namun berhasil melangkah ke babak berikutnya.

Contohnya pada era 1990an silam saat melawan Aston Villa. Ketika itu Liga Champions masih memakai nama Piala UEFA.

Jurgen Klinsmann, mantan pelatih Korea Selatan, yang juga pernah memakan seragam Biru-Hitam Inter Milan periode 1989 sampai 1992 merasakan comeback luar biasa timnya ketika itu.

Inter kalah 2-0 di Inggris, namun berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 dengan kemenangan 3-0 di San Siro.

BERSELEBRASI - Para pemain Inter Milan merayakan kemenangan atas Sassuolo pada giornata keempat Liga Italia di Giuseppe Meazza Stadium, pada Senin (22/9/2025) dini hari WIB. Inter Milan berhasil menang tipis 2-1. (Twitter @inter)

"Ini adalah salah satu pertandingan yang tidak akan pernah saya lupakan, kebangkitan terbesar dalam karier saya," kata Klinsmann kepada La Gazzetta dello Sports, dikutip dari Football Italia.

"Setelah leg pertama, tidak ada yang menyangka kami tidak akan berhasil, bahkan kami semua yakin."

"Tapi Anda harus memulai dari sana, dari optimisme yang meyakinkan Anda untuk melakukan hal-hal besar," tegasnya.

Defisit dua gol hal yang bisa dikejar oleh Inter Milan, terlebih jika mendapatkan dukungan penuh publik San Siro.

"Pujian patut diberikan kepada para pendukung di stadion, karena suasananya sungguh luar biasa," ungkapnya.

"Itu adalah salah satu pertandingan paling energik yang pernah saya ikuti. Saya masih ingat para pendukung mengibarkan semua bendera itu," sambungnya.

Baca juga: Gelut Pemanasan Chivu sebelum Kawal Inter Milan Ladeni Bodo/Glimt di Liga Champions

Inter harus belajar dari pengalaman dan sejarah. Bahwa apa yang harus dilakukan untuk pertandingan besok dengan butuhnya kesabaran.

Klinsmann mencetak gol pembuka di awal pertandingan melawan Aston Villa.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini