TRIBUNNEWS.COM - Kedatangan dan keputusan Lionel Messi berkarier di MLS menjadi salah satu daya tarik besar bagi sepak bola Amerika Serikat.
Olahraga sepak bola seperti mendapatkan tambahan kekuatan untuk bersaing dengan kegiatan semacamnya.
Jalan yang ditempuh Messi di MLS sebenarnya tak mudah.
Ia bergabung dengan Inter Miami, tim baru yang sebelumnya tak punya banyak kualitas.
Baca juga: Sisi Rapuh Lionel Messi, Pengakuan La Pulga yang Menyesal Tidak Fasih Berbahasa Inggris
Hal itu terbukti dari era sebelum Messi, di mana posisi Inter Miami selalu berada di dasar klasemen wilayah timur.
Namun keadaan berubah ketika Messi datang dan menjalani semusim penuh.
Ia mengangkat derajat The Herons dengan mengantarnya menjadi juara kompetisi Leagues Cup.
Menjadi juara kompetisi Leagues Cup juga tak menjadi jalan mudah, bahkan bagi tim yang sudah mapan.
Pasalnya kompetisi itu berisikan gabungan tim dari MLS dan Liga Meksiko.
Biasanya tim-tim Meksiko lumrah menjadi unggulan lantaran memiliki kualitas lebih baik.
Namun sejak beberapa edisi terakhir, situasi itu berubah.
Tim-tim MLS yang mulai berbenah berhasil memberikan dampak dengan mengangkat diri mereka sendiri.
Hal itu mendapatkan pujian dari Lionel Messi.
Ia senang dengan perkembangan sepak bola di negeri Paman Sam tersebut.
Namun, ia tak cepat puas dengan apa yang ada sekarang.
Baca tanpa iklan