News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Coppa Italia

Hasil Como 0-0 Inter di Coppa Italia, Kelakar Fabregas: Kami Pantas Menang

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MEMBERI INSTRUKSI - Pelatih Como 1907 asal Spanyol Cesc Fabregas dalam persiapan Serie A Italia musim 2024/2025. - Komentar Cesc Fabregas setelah Como menahan finalis Liga Champions dua tahun terakhir, Inter dengan skor 0-0 di leg pertama semifinal Coppa Italia, Rabu (4/3/2026).

TRIBUNNEWS.COM - Cesc Fabregas senangnya bukan main setelah timnya, Como berhasil menahan imbang Inter Milan dengan skor 0-0 pada leg pertama semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (4/3/2026).

Mantan pemain Arsenal itu bahkan meninggi bahwa timnya bisa menang dalam pertandingan bersejarah tersebut.

Como dan Inter sama-sama melakukan perubahan pemain dan strategi dari yang biasanya.

Inter Milan besutan Chivu bermain dengan satu penyerang tengah yang ditempati oleh Pio Esposito.

Sementara Fabregas melakukan perubahan peran terhadap Nico Paz untuk bermain sebagai False 9.

Tapi, laga alot sepanjang Waktu pertandingan itu tidak banyak menghasilkan peluang yang berujung dengan skor kacamata 0-0.

Para pemain Como 1907 berterimakasih kepada suporter setelah melakoni laga perdana Serie A musim 2024/2025. (Instagram Como 1907)

Como menghasilkan 5 percobaan, satu di antaranya tepat sasaran, sedangkan Inter Milan lebih buruk karena hanya tercatat 3 percobaan dan tidak ada yang tepat sasaran.

"Secara keseluruhan, saya merasa kami pantas mencetak gol," kata Fabregas usai laga kepada Sport Mediaset, dilansir Football Italia.

"Ini seperti pertandingan catur, sangat taktis, di mana melawan tim paling dominan di Serie A, kami memainkan permainan yang kami inginkan," sambung Fabregas puas.

Ya, Inter adalah finalis Liga Champions dua musim terakhir. Mereka juga langganan di papan atas Serie A, Coppa Italia, hingga Supercoppa Italiana.

Tapi musim ini, Inter Milan sudah tersisih dari Liga Champions oleh tim asal Norwegia, Bodo/Glimt yang menginspirasi Fabregas sebelum pertandingan.

Bodo/Glimt sukses menaklukkan Inter dalam dua pertemuan, baik di kandang maupun tandang ke San Siro, dan itulah yang diharapkan oleh Fabregas saat melawan Inter di babak semifinal ini.

Ditambah lagi dengan pertemuan pertama musim ini di Serie A, Fabregas dihajar oleh tim asuhan Cristian Chivu dengan skor mencolok 4-0.

"Inter telah mendominasi sepak bola Italia dalam lima tahun terakhir, tetapi mereka hanya memiliki satu tembakan ke gawang hari ini."

"Ini meninggalkan sedikit rasa pahit di mulut kami, karena kami merasa setidaknya kami bisa menang 1-0," jelas Fabregas.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini