News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Champions

Prediksi Barcelona vs Newcastle Liga Champions: Beda Budaya, Beda Identitas

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - "Kita perlu berbuat lebih baik," ucap Hansi Flick setelah Barcelona mengalahkan Sevilla dengan skor 5-2 di Camp Nou pada Minggu (15/3/2026) malam.

Pelatih asal Jerman tersebut seakan tak puas dengan kemenangan yang diraih anak asuhnya. Ia menginginkan yang lebih jelang pertandingan melawan Newcastle pada leg kedua 16 besar Liga Champions tengah pekan ini.

Raphinha hattrick dalam laga tersebut, Dani Olmo dan Joao Cancelo mencetak masing-masing satu gol. Barcelona kebobolan di masa injury time, baik di babak pertama maupun kedua saat melawan Sevilla.

Secara keseluruhan statistik, Blaugrana menang telak atas Sevilla. Penguasaan bola yang mencapai 61 persen, percobaan yang menghasilkan 13 kali, 8 di antaranya tepat sasaran, hingga akurasi operan yang menyentuh angka 91 persen. Itu artinya betapa nyaman anak asuh Hansi Flick mengalirkan bola di lapangan.

Tapi, itu belum cukup untuk modal melawan Newcastle.

Ibarat kata, Barcelona dan Newcastle berasal dari budaya yang berbeda, identitasnya pun berbeda. Itulah yang menggambarkan dua perbedaan dalam permainan kedua tim dari leg pertama pekan lalu.

Newcastle yang kalah 1-2 dari Barcelona di babak phase league telah belajar, bahwa ketika mereka menerapkan intensitas atau pressing yang tinggi, itu akan menyulitkan Barcelona.

Baca juga: Jadwal Leg Kedua 16 Besar Liga Champions: Ancaman Bergugurnya Wakil Inggris

Sebaliknya, jika Barcelona menguasai bola dalam waktu yang lama, itu akan menyulitkan Newcastle.

Pandangan itu diberikan oleh Pengamat Teknis UEFA, Gaizka Mendieta.

Newcastle telah melakukan pendekatan agresif saat melawan Barcelona. Mereka merasakan kecepatan dan intensitas yang tinggi dalam 15 menit awal babak pertama.

Tim asuhan Eddie Howe mampu menghasilkan ancaman dari tekanan tersebut.

"Newcastle melakukan pressing dengan tinggi, memenangkan bola, dan berduel dengan para bek Barcelona," tulis Mendieta dari video analisis di laman UEFA.

Momen itu menunjukkan intensitas yang diberikan oleh Newcastle. Barcelona berusaha membangun serangan, tetapi hanya berhasil menyelesaikan 56?ri percobaan operan mereka dalam sepuluh menit pertama.

"Mereka benar-benar menekan dengan fantastis dan tidak memberi kami banyak kesempatan untuk keluar dari tekanan," kata Hansi Flick usai laga soal permainan cepat Newcastle.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini