TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan Como 1907, klub Serie A yang dimiliki pengusaha asal Indonesia, Hartono Bersaudara, lebih seru melihat sepak terjangnya berjibaku di zona Liga Champions ketimbang AC Milan.
Padahal, AC Milan menjadi satu-satunya pesaing paling memungkinkan untuk menjegal Inter Milan Scudetto 2025/2026.
Namun melihat tren performa, Como lebih menarik ketimbang AC Milan, meski tim Merah-Hitam berulang kali mengatakan target mereka bukan menjuarai Serie A melainkan mengamankan tiket lolos ke Liga Champions.
Como menembus zona Liga Champions pada pekan lalu dan di pekan ini Como berhasil mempertahankan posisi mereka di zona elite tersebut.
Pada pekan ini, Como berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Meski sempat tertinggal 0-1 lebih dulu lewat Donyell Malen, Como bisa membalas lewat Anastasios Douvikas dan Diego Carlos.
Kemenangan 2-1 itu membuat Como telah menorehkan empat kemenangan beruntun sejauh ini.
Dengan empat kemenangan beruntun itulah, Como bisa menapak naik ke zona Liga Champions.
Saat ini, Como duduk di peringkat keempat dengan koleksi 54 poin. Mereka unggul satu angka atas Juventus yang ada di posisi kelima dan kini mencatatkan selisih tiga poin dari Roma yang ada di posisi keenam.
Sebagai klub, Como memang mencatat hasil spektakuler. Setelah promosi di musim 2023/2024, Como duduk di peringkat ke-10 pada musim lalu.
Catatan hebat Como itu kemudian meningkat di musim ini. Como bukan hanya sekadar punya target bertahan di Serie A melainkan kini berpeluang besar lolos ke kompetisi Eropa.
Baca juga: Sorotan Hasil Liga Italia AC Milan dan Como, Allegri Tidak Pikirkan Scudetto
AC Milan Lebih Dekat ke Juventus Ketimbang Inter Milan
Hasil buruk diraih AC Milan setelah memenangi Derby della Madonnina. Alih-alih menjaga konsistensi, Rossoneri justru menelan kekalahan atas Lazio 1-0 di Olimpico Stadium pada giornata 29 Serie A, Senin (16/3) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut membuat jarak Rossoneri dengan Inter di puncak klasemen semakin melebar.
Hasil ini juga memicu berbagai analisis mengenai peluang Milan dalam perburuan gelar. Salah satu komentar datang dari mantan gelandang Rossoneri, Massimo Ambrosini.
Massimo Ambrosini memberikan pandangannya saat menganalisis pertandingan tersebut di studio DAZN. Ia menilai kekalahan ini membuat peluang Milan dalam perburuan Scudetto semakin berat.
Baca tanpa iklan