TRIBUNNEWS.COM - Benjamin Sesko tengah menjadi perbincangan menyusul meroketnya performa Manchester United. Sementara striker lainnya milik Setan Merah yang menjalani 'masa sekolah', juga tampil eksplosif.
Hanya satu kekalahan dari sembilan laga terakhir di Liga Inggris, menunjukkan garfik penampilan Manchester United yang lagi apik-apiknya bersama pelatih interim Michael Carrick.
Salah satu kunci sukses kebangkitan Manchester United ialah ketajaman Benjamin Sesko.
Penyerang berusia 22 tahun ini mencetak lima gol dalam tujuh pertandingan terakhir di Premier League.
Jika ditotal secara keseluruhan pada musim 2025/2026, penyerang asal Slovenia ini mengumpulkan 10 gol dan satu assist dalam 27 pertandingan.
Sejak Carrick mengambil alih sebagai manajer interim, Sesko hanya menjadi starter dalam dua dari sembilan pertandingan.
Ini menunjukkan bahwa keputusan itu bukanlah keputusan mendadak. Carrick tampaknya lebih menyukai susunan pemain menyerang yang lebih fleksibel daripada penyerang tengah klasik.
Pendekatan ini bukannya tanpa manfaat.
Dalam sepak bola modern, banyak tim berhasil tanpa penyerang tengah (nomor 9) yang tipikal.
Penyerang "palsu" membantu tim mengontrol bola dengan lebih baik dan menciptakan lebih banyak opsi serangan.
Namun MU masih dalam proses menemukan kembali identitasnya. Dan dalam beberapa pertandingan, terutama ketika lawan bertahan rapat, kehadiran striker jangkung seperti Sesko dapat membuat perbedaan.
Gol yang dicetak oleh striker Slovenia setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua adalah pengingat yang paling jelas.
Hal itu belum tentu membuktikan Carrick salah. Seorang pemain yang masuk dari bangku cadangan dan memberikan dampak adalah taktik yang masuk akal. Tetapi jika itu terjadi terlalu sering, pertanyaannya menjadi lebih besar.
Baca juga: Efek Performa Gemilang di MU, Nilai Transfer Benjamin Sesko dan Bryan Mbeumo Meningkat
Bagaimana dengan Rasmus Hojlund?
Jika dibandingkan dalam jumlah gol, Rasmus Hojlund yang dipinjamkan Manchester United ke Napoli, lebih baik ketimbang Sesko.
Namun catatannya, menit bermain dan kompetisi yang diikuti Hojlund bersama Napoli, lebih banyak pula ketimbang Man United.
Baca tanpa iklan