TRIBUNNEWS.COM - Cristian Chivu bisa menjadi pelatih pertama Inter Milan sejak era Jose Mourinho yang meraih gelar ganda dalam satu musim kompetisi, Liga Italia dan Coppa Italia.
Pada musim 2009/2010 silam, Jose Mourinho tidak hanya mempersembahkan dua gelar untuk Inter Milan melainkan tiga alias treble winner.
Selain sukses menggondol trofi Liga Italia dan Coppa Italia, pelatih berjuluk The Spesial One itu juga sukses mengantarkan Inter meraih gelar Liga Champions.
Satu dekade lebih berlalu, berbagai macam masa berlalu di bawah pelatih yang berbeda, Inter belum pernah merasakan hal itu lagi, termasuk double winner dalam satu musim.
Inter hanya meraih dua gelar Serie A Liga Italia setelah ditinggal Mou, yakni pada musim 2020/2021 dan 2023/2024.
Sementara Coppa Italia, Inter memenangkannya pada musim 2021/2022 dan 2022/2023.
Kini, di era yang baru di bawah kendali Chivu, Inter bisa merasakan double winner. Namun dengan sejumlah syarat.
Syarat pertama memenangkan laga semifinal leg kedua melawan Como yang akan berlangsung di Giuseppe Meazza pada Rabu (22/4/2026) pukul 02.00 WIB.
Leg pertama di kandang Como, Inter hanya mampu bermain imbang tanpa gol pada awal Maret lalu.
Namun setelah itu, dengan jeda internasional selama dua pekan, Inter mampu meningkatkan performa dengan meraih tiga kemenangan beruntun di Liga Italia.
Menariknya, tiga kemenangan tersebut diraih dengan skor minimal tiga gol di setiap pertandingan.
Di Meazza melawan Roma, Inter menang dengan skor 5-2, lalu bertandang ke markas Como menang tipis 3-4, dan yang terbaru skor 3-0 menghiasi kemenangan tim Biru-Hitam atas Cagliari.
Meskipun begitu, Chivu tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan momentum ini.
Durasi sesi latihan bertambah sebelum pertandingan melawan Como. Tujuannya, ia ingin mengingatkan para pemainnya untuk menjaga fokus dalam pertandingan dan menjaga intensitas permainan agar tidak mengalami penurunan standar yang telah mereka mainkan.
Karena pada dasarnya, laga leg kedua tersebut akan menjadi penentu bagi Inter untuk melaju ke final menghadapi pemenang antara Lazio vs Atalanta.
Baca tanpa iklan