TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu tak bisa menyembunyikan kebanggaannya setelah Nerazzurri lolos dramatis ke final Coppa Italia, Rabu (22/4/2026) dinihari tadi.
Comeback gila diperlihatkan Inter Milan saat menyingkirkan Como di semifinal Coppa Italia.
Dalam tajuk laga leg kedua semifinal, Inter Milan menang dramatis setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu.
Gol Martin Baturina (32') dan Lucas Da Cunha (48') sempat menempatkan Inter Milan berada dalam posisi terpojok.
Bagaimana tidak, Inter Milan yang bertindak sebagai tuan rumah justru tertinggal agregat 0-2 dari Como pada menit ke-48.
Beruntung, mental elit yang ditunjukkan Inter Milan mampu membuahkan hasil di akhir laga.
Gol demi gol mampu diciptakan Inter Milan, hingga berhasil membalikkan skor di akhir babak kedua.
Baca juga: Barcelona Kepincut dengan Alessandro Bastoni, Inter Milan Bukakan Jalan
Brace gol yang dicetak Hakan Calhanoglu menjadi kunci Inter Milan saat menyeimbangkan skor menjadi 2-2.
Disusul, gol kemenangan yang dicetak Petar Sucic saat tembakannya merobek jala gawang Como menit ke-89.
Kemenangan dengan cara comeback gila inilah yang memastikan Inter Milan tampil di final Coppa Italia.
Inter Milan pun berhak melesat ke laga puncak perebutan gelar Coppa Italia, lantaran unggul agregat 3-2 atas Como.
Di final Coppa Italia musim ini, Inter Milan tinggal menunggu pemenang Lazio vs Atalanta yang baru akan menentukan kelolosannya, Kamis (23/4/2026) dinihari nanti.
Bagi Inter Milan, kelolosan mereka ke final Coppa Italia kali ini jelas terasa sangat berharga.
Dengan lolosnya Inter Milan ke final turnamen ini, seakan menjaga harapan Inter Milan meraih double winners.
Di Liga Italia, Inter Milan kebetulan hanya butuh satu atau dua kemenangan lagi untuk menyegel gelar scudetto.
Baca tanpa iklan