TRIBUNENNEWS.COM - Lima pekan menuju akhir musim, klub Emil Audero Cremonese masih berjuang lolos dari degradasi ke Serie B.
Cremonese berada di urutan ke-17 dalam klasemen Serie A Liga Italia, mengoleksi poin yang sama dengan Lecce yang berada di batas zona merah (28).
Tim asuhan Marco Giampaolo itu unggul selisih gol dan lebih produktif daripada Lecce yang membuat mereka unggul di klasemen.
Akhir pekan ini memasuki matchday 34 Liga Italia, Cremonese bakal menghadapi Napoli di Stadio Armando Maradona pada Sabtu (25/4/2026) pukul 01.45 WIB.
Laga yang sulit. Salah satu laga penentu bagi kedua tim. Laga yang bisa menjadi penyelamat, dan laga pertaruhan untuk bertahan.
Ya, bagi Napoli yang tengah goyah karena gagal memenangkan dua laga terakhir, dampaknya ada di klasemen.
Pertaruhan empat besar alias zona Liga Champions untuk musim depan bisa melayang jika lengah di lima pertandingan sisa musim ini.
Tim asuhan Antonio Conte masih berjarak delapan poin dengan Como yang berada di peringkat 5.
Itu artinya, penentuan Napoli finis di zona Liga Champions akan terjadi dalam dua pekan ke depan. Syaratnya mutlak harus meraih kemenangan.
Sebaliknya bagi Cremonese, tiga poin adalah hasil yang dibutuhkan oleh tim kiper Timnas Indonesia, Emil Audero untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
"Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi yang tersulit dari lima pertandingan terakhir, tetapi pertandingan berikutnya akan sama sulitnya," kata Giampaolo jelang melawan Napoli, dikutip dari laman resmi klub.
"Kita tidak bisa mengabaikan lawan, kita tahu kualitas dan kemampuan Napoli, dan jelas mereka adalah tim kuat dan berkelas.
"Ini pertandingan yang sangat sulit, tetapi harus dimainkan oleh pemain dengan mental yang tepat dan memberikan yang terbaik di lapangan," harapnya.
Demi menjaga persatuan tim jelang akhir musim yang sulit, Cremonese mencoba lebih dekat di sisi internal tim.
Baca tanpa iklan