TRIBUNNEWS.COM – Harga tiket final Piala Dunia 2026 menjadi sorotan publik setelah muncul penawaran fantastis di pasar penjualan kembali.
Lonjakan harga semakin tidak masuk akal setelah muncul penawaran di pasar resale. Salah satu tiket bahkan disebut dijual hingga 11,5 juta dolar AS atau sekitar £8,5 juta, dikutip dari The Sun.
Jika dikonversi ke rupiah, nominal tersebut setara lebih dari Rp200 miliar.
Tiket yang diiklankan di platform resmi penjualan ulang itu bahkan hanya berada di kategori tiga, tepatnya di blok 307, baris 22, kursi 12 di MetLife Stadium, yang posisinya cukup jauh dari lapangan.
Padahal, tiket kategori satu disebut masih bisa didapatkan dengan kisaran harga mulai dari 28 ribu hingga 731 ribu dolar AS.
Muncul dugaan bahwa penawaran fantastis tersebut hanyalah bentuk keisengan atau bahkan sindiran terhadap FIFA.
Pasalnya, induk sepak bola dunia itu dinilai praktis lepas tangan terhadap mekanisme penjualan ulang tiket Piala Dunia 2026.
Bagi para suporter yang ingin hadir langsung ke Piala Dunia 2026, khususnya di United States, biaya perjalanan memang menjadi perhatian besar.
Selain harga tiket, lonjakan ongkos transportasi juga mulai dikeluhkan.
Di New York City misalnya, ongkos kereta menuju MetLife Stadium disebut mencapai 150 dolar AS atau hampir Rp2,6 juta.
Fenomena ini pun memicu perdebatan besar di kalangan penggemar sepak bola dunia.
Baca juga: Trump Kritik FIFA, Tiket Piala Dunia yang Tembus Ratusan Juta Dinilai Terlalu Mahal untuk Penggemar
FIFA Buka Suara
Presiden FIFA, Gianni Infantino sempat menanggapi kehebohan seputar harga tiket setelah empat tiket terakhir di belakang gawang yang terdaftar dengan harga $2,3 juta (sekitar Rp39 juta).
Infantino bahkan sempat bercanda bahwa dirinya akan mengantar langsung hot dog dan minuman bersoda kepada pembeli tiket jutaan dolar tersebut.
Ia menjelaskan bahwa tingginya harga tiket dipengaruhi sistem pasar di Amerika Serikat yang memperbolehkan penjualan kembali tiket secara legal.
“Kita harus melihat pasar hiburan di Amerika Serikat. Jika harga resmi terlalu murah, tiket akan dijual kembali dengan harga jauh lebih tinggi,” ujar Infantino, dikutip dari Sportsbible.
Baca tanpa iklan